Berbagai kegiatan tersebut melengkapi rangkaian festival yang juga menghadirkan bazar emas, permainan interaktif, serta area pengenalan layanan digital.
Kegiatan komunitas turut mewarnai acara melalui kolaborasi dengan Cosura (Komunitas Cosplay Surabaya) dalam kegiatan cosplay dan costwalk. Singing Hub Surabaya juga terlibat dalam kegiatan Singing Time.
Sejumlah workshop, seperti barberman, personal colour analysis, dan merangkai bunga, turut digelar. Penampilan band lokal serta kehadiran musisi nasional Rizky Febian pada 31 Oktober dan Adrian Khalif pada 1 November 2026 menambah rangkaian kegiatan tersebut.
Selain mengangkat isu literasi keuangan, kegiatan tersebut juga diisi aktivitas sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sebanyak 225 pengunjung tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Aktivitas ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat selama festival berlangsung.
Penyelenggaraan festival tersebut memperlihatkan bahwa edukasi keuangan dapat diperkenalkan melalui berbagai pendekatan, termasuk kegiatan komunitas dan interaksi langsung dengan masyarakat.
Literasi emas menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki pemahaman sebelum menentukan pilihan investasi. Pengetahuan mengenai karakteristik instrumen investasi, risiko, serta kemampuan finansial menjadi pertimbangan penting dalam mengambil keputusan.
Sementara itu, inklusi keuangan berkaitan dengan semakin terbukanya akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Perkembangan teknologi digital turut mengubah cara masyarakat mengenal dan melakukan transaksi keuangan.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian mengangkat pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap investasi emas dan akses layanan keuangan sebagai bagian dari upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
