SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persebaya Surabaya gagal membawa pulang poin dari lawatannya ke markas Persija Jakarta. Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026), Green Force harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.
Gol yang tercipta pada menit ke-89 menjadi mimpi buruk bagi Bajul Ijo. Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, konsentrasi lini pertahanan Persebaya justru buyar. Akibatnya, tiga poin yang sudah diperjuangkan sepanjang pertandingan akhirnya lepas dari genggaman.
Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol. Terutama pada babak pertama, tim asuhan Bernardo Tavares mampu menciptakan peluang berbahaya. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat kesempatan tersebut tidak menghasilkan gol.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Menurutnya, anak asuhnya memiliki peluang untuk mendapatkan hasil lebih baik, tetapi gagal mengonversi kesempatan menjadi gol.
"Sayang sekali, ini bukan hasil yang kami inginkan. Di babak pertama, kami memiliki peluang terbaik melalui beberapa kesempatan emas, tetapi gagal memanfaatkannya," ujar Tavares dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti gol Persija yang tercipta menjelang pertandingan berakhir. Kegagalan menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan membuat Persebaya harus membayar mahal kesalahan di menit-menit krusial.
Upaya melakukan pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor tim juga belum mampu mengubah keadaan. Persebaya tetap kesulitan menemukan celah untuk mencetak gol balasan hingga pertandingan berakhir.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
