Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penangkapan WNA oleh Polsek Gunung Anyar, Praktisi Hukum : Lalai Laporkan ke Konsulat atau Imigrasi
Advertisement . Scroll to see content

Bom Meledak di Kuil, ISIS Balas Dendam Atas Penghinaan Nabi Muhammad di India

Senin, 20 Juni 2022 | 07:03 WIB
  • author Susi Susanti
Bom Meledak di Kuil, ISIS Balas Dendam Atas Penghinaan Nabi Muhammad di India
 Sebuah afiliasi Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kuil Sikh di ibu kota Afghanistan, Kabul, yang menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai tujuh orang.

KABUL, iNews.id - Kabar mengejutkan muncul dari Ibu Kota Afghanistan. Sebuah afiliasi Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kuil Sikh di ibu kota Afghanistan, Kabul, yang menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai tujuh orang.

ISIS-Khorasan di saluran Telegramnya mengatakan, serangan pada Sabtu (18/6/2022) adalah "tindakan balas dendam" menyusul penghinaan yang dibuat oleh anggota Partai Bharatiya Janata yang berkuasa di India tentang Nabi Muhammad.

Diketahui, Nupur Sharma, juru bicara partai, telah membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad selama diskusi panel di saluran berita dan komentarnya diduga diikuti oleh komentar anti-Islam oleh pemimpin partai lain di Twitter.

Menurut polisi Kabul, tujuh pria bersenjata telah mencoba menyerbu kuil pada dini hari Sabtu (18/6/2022) pagi dan semuanya tewas setelah kebuntuan yang berlangsung beberapa jam.

ISIS-K mengatakan dalam posting Telegramnya bahwa pelaku bom bunuh diri Abu Muhammad al-Tajik telah masuk ke kuil dengan melemparkan granat tangan ke petugas penjaga keamanan di pintu masuk dan membunuhnya.

"Berbekal senapan, pistol, dan granat tangan, dia melanjutkan untuk menembak para jemaah di dalam kuil,” terang ISIS-K.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut