Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Strategi Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045 Dimatangkan, Ini yang Dilakukan Kampus
Advertisement . Scroll to see content

Bamsoet Dorong Indonesia Sebagai Pusat Pendidikan dan Teknologi serta Peradaban Dunia

Rabu, 21 September 2022 | 15:18 WIB
  • author Ali Masduki
Bamsoet Dorong Indonesia Sebagai Pusat Pendidikan dan Teknologi serta Peradaban Dunia
Bamsoet bersmaa Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, di Komplek MPR RI, Jakarta, Rabu (21/9/22). Foto/Istimewa

Di sisi lain, dari aspek kualitas pendidikan, hasilnya belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Salah satunya tergambar pada hasil survei yang dilakukan CEOWorld tahun 2020, mengenai kualitas pendidikan di berbagai negara, dimana Indonesia hanya menduduki peringkat ke-70 dari 93 negara yang disurvei.

Penilaian Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018, untuk kompetensi membaca, Indonesia menempati peringkat ke-74 atau 6 terbawah dengan nilai 371 di bawah rata-rata global sebesar 487. 

Sedangkan untuk nilai matematika, Indonesia meraih nilai 379, juga di bawah nilai rata-rata global sebesar 487, dan menempati peringkat ke-73 atau 7 terbawah. 

"Yang cukup memprihatinkan, bahwa kemampuan membaca, berhitung, dan sains pelajar Indonesia dalam penilaian PISA cenderung stagnan sejak tahun 2000. Menunjukan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Bamsoet.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut