Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dishub Jatim Tunggu Arahan Pusat Soal Kenaikan Tarif Angkutan Pasca BBM Naik
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Meningkat, Masyarakat Resah

Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:57 WIB
  • author Binti Mufarida
Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Meningkat, Masyarakat Resah
Gejala Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal menjadi momok bagi masyarakat. Saat ini, penderita anak-anak terus mengalami peningkatan dengan jumlah 206 kasus, dan meninggal 99 anak. Foto Okezone

Syahril menegaskan bahwa kasus ini tidak ada hubungannya dengan Covid-19. “Dari hasil pemeriksaan, tidak ada bukti hubungan kejadian AKI dengan Vaksin Covid-19 maupun infeksi Covid-19. Karena gangguan AKI pada umumnya menyerang anak usia kurang dari 6 tahun, sementara program vaksinasi belum menyasar anak usia 1-5 tahun,” katanya.

Saat ini, Kemenkes bersama BPOM, Ahli Epidemiologi, IDAI, Farmakolog dan Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti dan faktor risiko yang menyebabkan gangguan ginjal akut.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan terhadap sisa sampel obat yang dikonsumsi oleh pasien, sementara ditemukan jejak senyawa yang berpotensi mengakibatkan AKI. Saat ini Kemenkes dan BPOM masih terus menelusuri dan meneliti secara komprehensif termasuk kemungkinan faktor risiko lainnya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan dan dalam rangka pencegahan, Kemenkes sudah meminta tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan untuk sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup, sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut