Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bank Jatim – SFT Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital di Dunia Pendidikan
Advertisement . Scroll to see content

UU PPSK Sebut hanya OJK Berwenang Sidik Pidana Jasa Keuangan, Pengamat: Tidak Ada Instansi Lain  

Minggu, 01 Januari 2023 | 07:25 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
UU PPSK Sebut hanya OJK Berwenang Sidik Pidana Jasa Keuangan, Pengamat: Tidak Ada Instansi Lain  
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Foto : Istimewa.

JAKARTA,iNewsSurabaya.id - Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menegaskan ketentuan dalam UU PPSK sudah cukup jelas sehingga tidak ada lembaga atau instansi lain yang berwenang melakukan penyidikan tindak pidana sektor jasa keuangan selain OJK.

Diketahui UU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) mengamanatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai satu-satunya lembaga yang dapat melakukan penyidikan tindak pidana di sektor jasa keuangan. 

Nah penegasan akan ketentuan itu tertuang dalam Pasal 49 bagian Keempat UU PPSK. 

Adapun Pasal 49 ayat (5) menuliskan, penyidikan tindak pidana di sektor jasa keuangan hanya dapat dilakukan oleh penyidik Otoritas Jasa Keuangan. Dengan demikian, selain sebagai regulator san pengawas, OJK juga bertugas sebagai instansi tunggal yang melakukan penyidikan.

"Dalam Pasal 49 sudah jelas dan tegas bahwa penyidikan tindak pidana jasa keuangan hanya dapat dilakukan oleh OJK. Tidak ada instansi lain, itu kepastian hukum yang tegas," kata Uchok, Sabtu (31/12/2022).

Dia menambahkan, substansi yang termuat dalam Pasal 49 Bagian Keempat UU PPSK itu merupakan gebrakan besar yang disusun oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam memberikan jaminan kepastian hukum bagi konsumen di sektor jasa keuangan.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut