Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun PBNU Profesional dan Egaliter: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur
Advertisement . Scroll to see content

Wadahi Potensi Olahraga Warga NU dan Santri, PWNU Bakal Buat KONU, Ini Bentuknya

Senin, 03 April 2023 | 11:09 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Wadahi Potensi Olahraga Warga NU dan Santri, PWNU Bakal Buat KONU, Ini Bentuknya
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  Jawa Timur  mewacanakan untuk mendirikan wadah bagi pelaku olahraga dari kaum Nahdliyin. Foto iNewsSurabaya/ist

Kiai Marzuqi menyebutkan, program awal yang akan dilakukan organisasi ini bila sudah mendapatkan legalitas dari PBNU, KONU akan mengakomodir, menginventarisir, menertibkan dan mengorganisir cabang olahraga-cabang olahraga  yang ada di masyarakat NU. 

Lantas, jika semua langkah itu telah ditempuh, maka KONU segera menyelenggarakan event-event, lomba atau pertandingan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, sampai nasional.

"Dan supaya pemenangnya dapat pengakuan internasional, maka harus connect dengan pemerintah dan KONI.  Sehingga setelah menjadi juara nasional, bisa ikut lomba atau pertandingan di tingkat internasional, dan untuk Jawa Timur kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI Jatim, Pak Nabil," jelas Kiai Marzuqi.


Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  Jawa Timur  mewacanakan untuk mendirikan wadah bagi pelaku olahraga dari kaum Nahdliyin. Foto iNewsSurabaya/ist

Untuk mencapai tahap tersebut, organisasi olahraga yang baru dirintis ini akan menjalankan tahapan-tahapan yang dibutuhkan. Sehingga, setiap event yang diselenggarakan KONU bisa berjalan optimal dan menghasilkan bakat- bakat hebat yang akan berkontribusi untuk bangsa Indonesia.

"Namanya masih merintis ya harus bertahap. Misalnya, tahun ini harus menyelesaikan ini, kemudian menyiapkan yang lain. Mulai seleksi atlet, pelatihan untuk pelatih, wasit dan lain-lain yang versi NU. Yang full NKRI harga mati, misalnya menang ya menang tapi tetap menjaga aspek kemanusiaan, tata krama, dan adab. Seperti yang dicontohkan oleh atlet sepak bola santri, Maulana, yang selalu cium tangan pelatihnya,. Kita ingin ada budaya-budaya mulia seperti itu dipromosikan lewat olahraga juga" paparnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut