Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ICMI Jatim Ajak Bijak Tanggapi Laporan OCCRP Terkait Presiden Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Penembak Mati Dr Azhari Teroris Kelas Kakap Jadi Kepala BNPT, Ini Sepak Terjang Sang Jenderal

Senin, 03 April 2023 | 11:46 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Penembak Mati Dr Azhari Teroris Kelas Kakap Jadi Kepala BNPT, Ini Sepak Terjang Sang Jenderal
Komjem Rycko Amelza Dahniel dilantik menjadi kepala BNPT. Ia ditugasi Presiden RI, Joko Widodo untuk menanggulangi teroris yang ada di Indonesia. Foto Okezone

Lulusan terbaik Akpol 1988 bahkan mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, usai melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.

Rycko mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto bersama dengan Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Idham Azis, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, kariernya di Korps Bhayangkara cukup moncer. Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang.

Tahun 1993 ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus dengan predikat terbaik, selanjutnya kembali bertugas di Polres Metro Jakarta Pusat, lalu Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan kemudian sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. Tahun 2002 ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis.

Rycko juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting diantaranya Kapolres Jakarta Utara. Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian dia menjabat Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, lalu sebagai Wakapolda Jabar, Ketua STIK, Kalemdiklat Polri dan kini sebagai Pati Densus 88.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut