Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sugimin Hidayatullah, Kisah Misterius Pesepakbola Indonesia yang Dibeli Real Madrid Rp118 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Eks Pemain Real Madrid yang Bertato Putuskan Masuk Islam, Ini Alasannya

Sabtu, 15 April 2023 | 11:41 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Eks Pemain Real Madrid yang Bertato Putuskan Masuk Islam, Ini Alasannya
Eks pemain Real Madrid, Julien Faubert memilih untuk memeluk agama Islam karena mengetahui ajaran islam dari pesepakbola dunia. Foto Okezone

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Klub Ibu Kota Spanyol, Real Madrid memiliki banyak kisah menarik. Ukiran kisah ini bisa dilihat dari internal klub hingga pemain dengan jalan hidup yang ditempuh.

Salah satu kisah yang cukup menyita perhatian adalah keputusan eks pemain Real Madrid, Julien Faubert yang memilih untuk memeluk agama Islam. Keputusan ini diambil setelah dirinya sering bergaul dengan banyak pesepakbola muslim. Apalagi, Real Madrid selalu memiliki pemain-pemain muslim dalam prses perekrutannya, seperti Kariem Benzema.

Nama Julien Faubert tentu sudah tidak asing dengan para pencinta sepakbola Indonesia. Pasalnya, Faubert pernah memperkuat Borneo FC di Liga 1 2018 lalu. Sebelum memperkuat Borneo FC, pemain berpaspor Prancis itu sempat membela Real Madrid pada 2009 lalu selama enam bulan. Akan tetapi, Faubert memutuskan untuk menjadi mualaf bukan ketika memperkuat Borneo FC atau Real Madrid.

Dia memutuskan untuk masuk agama Islam ketika membela Bordeaux pada 2013-2015. Kala itu, Julien Faubert bergaul dengan banyak pesepakbola muslim.

Setelah mendapatkan banyak ajaran Islam ketika memperkuat Bordeaux, pemain berposisi sebagai gelandang ini akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf. Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari L’Equipe, Julien Faubert mengaku menganut agama Islam murni karena keinginannya sendiri dan tanpa paksaan.

“Saya melihat kepribadian dan moral teman-teman saya mengalami perbaikan sejak menerapkan ajaran-ajaran Islam dalam kegiatan sehari-harinya. Inilah yang mendorong saya untuk mendalami agama ini dan menemukan nilai etika yang sangat tinggi dan nilai tenggang rasa,” ucap Julien Faubert ketika membeberkan alasannya menjadi seorang mualaf.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut