Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polres Mojokerto Tangkap Sindikat Pembobol Brankas Kampus UAC Rp1,4 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Perdagangan Ginjal Internasional Terbongkar, 5 Orang Diamankan, Dijual di Kamboja Harga Rp150 Juta

Rabu, 05 Juli 2023 | 19:06 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Perdagangan Ginjal Internasional Terbongkar, 5 Orang Diamankan, Dijual di Kamboja Harga Rp150 Juta
Sindikat Perdagangan Ginjal Internasional Terbongkar, sebanyaj 5 Orang Diamankan, Dijual di Kamboja Harga Bisa Rp150 Juta. Foto iNewsSurabaya/ist

PONOROGO, iNewsSurabaya.id – Kasus perdagangan ginjal jaringan internasional berhasil dibongkar Imigrasi Ponorogo, Jawa Timur. Lima pelaku diamankan saat mengurus penerbitan dokumen perjalanan atau paspor. 
 
“Lima orang yang diamankan, dua diantaranya diduga sebagai korban yang akan menjual ginjalnya, sedangkan tiga lainnya diduga punya peran masing-masing dalam sindikat yang menyalurkan korban,” kata Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Hendro Tri Prasetyo saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Ponorogo, (5/ 7).
 
Penangkapan lima orang itu berawal dari proses wawancara dalam rangka penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Ponorogo pada Selasa (4/ 7). Saat itu, sekitar pukul 09.30 WIB, dua orang berinisial MM asal Buduran, Sidoarjo dan SH asal Tangerang Selatan diwawancarai oleh petugas imigrasi.
 
“Saat proses wawancara, keduanya mengaku membutuhkan paspor untuk liburan ke Malaysia,” urai Hendro.
 
Namun, keduanya menunjukkan gelagat yang mencurigakan. Keduanya tidak memberikan keterangan yang meyakinkan petugas.
 
Pada kesempatan pertama di pagi hari, keduanya tidak bisa menunjukkan berkas-berkas yang diminta petugas. Sehingga, pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, keduanya kembali lagi ke Kantor Imigrasi Ponorogo dengan harapan petugas lengah.
 
“Dalam proses wawancara, petugas kami menyatakan ada indikasi keduanya menjadi pekerja migran non prosedural,” terang Hendro.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut