Pengamat Antropologi Kesehatan Sebut Program Bidang Kesehatan Ganjar-Mahfud Tepat
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo meluncurkan program 'Satu Desa, Satu Faskes dan Satu Nakes' saat melakukan kampanye hari pertama di Merauke, Papua, Selasa (28/11/2023) lalu.
Pakar Antropologi Kesehatan dan juga Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik FISIP Unair Surabaya, Dr. Pinky Saptandari EP Dra.,MA mengatakan, program 'Satu Desa, Satu Faskes dan Satu Nakes’ tersebut sudah tepat. Menurutnya, pembangunan kesehatan jiwa raga adalah untuk tujuan mempercepat pembangunan manusia unggul yang berkualitas, produktif dan berkepribadian.
“Point program sudah bagus dan sudah tepat bahwa pembangunan kesehatan jiwa raga adalah untuk tujuan mempercepat pembangunan manusia unggul yang berkualitas, produktif dan berkepribadian,” katanya saat dihubungi, Jumat (1/12/2023).
Ia mengatakan program unggulan bidang kesehatan yang diusung pasangan Ganjar-Mahfud langsung menyentuh kepada akar masalah. Seperti diketahui, pembangunan sektor kesehatan di Indonesia saat ini memang masih belum merata.
“Betul menyentuh. Tapi perlu dipersiapkan dengan baik dari sisi teknis dan non teknis. Paradigma layanan kesehatan harus diubah. Layanan kesehatan paripurna meliputi jiwa dan raga,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto