Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Long Weekend Tahun Baru Islam 2025, Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Jawa Timur Aman
Advertisement . Scroll to see content

Inovasi Pendidikan Jawa Timur, Membangun Generasi Unggul dengan Kurikulum Merdeka

Selasa, 26 Maret 2024 | 13:18 WIB
  • author Saipul Yudi
Inovasi Pendidikan Jawa Timur, Membangun Generasi Unggul dengan Kurikulum Merdeka
Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) telah memfokuskan implementasi Kurikulum Merdeka sebagai landasan utama. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Upaya meningkatkan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) telah memfokuskan implementasi Kurikulum Merdeka sebagai landasan utama. Tahap kedua dari program ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang strategi pengajaran berbasis bukti, mengembangkan bahan pembelajaran inovatif, serta meningkatkan literasi, numerasi, dan karakter siswa.

Acara ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya, dimana pelatihan telah dilakukan sebelumnya. Harapannya, peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kebijakan pendidikan, meningkatkan kemampuan pengembangan strategi pembelajaran, serta memahami proses pengelolaan ijazah yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menekankan pentingnya implementasi Kurikulum Merdeka untuk kemajuan pendidikan. Namun, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan guru dan siswa untuk beradaptasi dengan perubahan lokal dan global, di tengah berkembangnya teknologi dan dinamika pendidikan yang semakin kompleks.

"Menghasilkan lulusan SMA yang berkualitas tinggi dan siap terjun ke dunia kerja adalah tujuan utama pendidikan di Jawa Timur," tambahnya. 

"Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang memadai dengan fokus pada materi esensial, pengembangan karakter, serta pembelajaran yang berpusat pada siswa." lanjutnya. 

Aries juga menyoroti peran penting sekolah dalam mendukung minat dan bakat siswa, serta memberikan pendidikan yang relevan dengan tuntutan saat ini. Dia menekankan bahwa dalam era perubahan yang cepat, guru yang tidak mampu mengikuti arusnya berisiko kehilangan siswa mereka, yang mungkin mencari pembelajaran yang lebih dinamis di luar kelas.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut