Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Legislator PDI Perjuangan Jatim Mundur, Satu Terjerat Kasus Korupsi, Satu Terseret Isu Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual, STKIP BINA INSAN MANDIRI Gunakan Media Kreatif di Sekolah

Selasa, 08 Oktober 2024 | 09:17 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual, STKIP BINA INSAN MANDIRI Gunakan Media Kreatif di Sekolah
STKIP BINA INSAN MANDIRI Gunakan Media Kreatif di Sekolah untuk cegah perundungan dan kekerasan seksual. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Tim pengabdian dari STKIP BINA INSAN MANDIRI menunjukkan komitmen dan eksistensinya di tengah dunia pendidikan Indonesia. Kampus ini berhasil mendapatkan dana hibah untuk program pengabdian Batch II dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. 

Dipimpin oleh Denok Julianingsih, M.Pd., bersama dua anggota tim, Tasi'awati Salsa Kaliwanovia, M.Pd., dan Indri Dwi Isnaini, M.Pd., program ini mengangkat tema “Pendampingan Satuan Pendidikan dan Orang Tua dalam Upaya Pencegahan 3 Dosa Pendidikan (perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual) Melalui Budaya Literasi Digital”.

“Tema ini sangat penting diangkat, terutama mengingat maraknya kasus bullying, intoleransi, dan kekerasan seksual di kalangan anak-anak usia sekolah,” ungkap Denok. 

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN Wonodadi 2, Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto. Fokus utama dari program ini adalah sosialisasi mengenai tiga dosa pendidikan, dampaknya terhadap korban, serta upaya pencegahannya. 


STKIP BINA INSAN MANDIRI Gunakan Media Kreatif di Sekolah untuk cegah perundingan dan kekerasan seksual. Foto iNewsSurabaya/ist

Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi, wali murid, dan para guru. Tim pengabdian menggunakan media kreatif berupa video animasi dan lagu anak bertema 3 dosa pendidikan yang diciptakan khusus untuk meningkatkan kesadaran. 

“Pemilihan media digital seperti video animasi dan lagu anak dirasa cukup efektif, mengingat anak-anak saat ini sangat akrab dengan gadget dan konten digital,” jelas Denok. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut