Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kolaborasi Menyelamatkan Laut, Blue Corner Gandeng SIER Restorasi Terumbu Karang Nusa Penida
Advertisement . Scroll to see content

Menghidupkan Warisan Seni, Pameran Arsip ‘Enam Bulan dan Sekian Pertemuan’ di PSBK Memukau Publik

Kamis, 10 Oktober 2024 | 17:49 WIB
  • author Lukman Hakim
Menghidupkan Warisan Seni, Pameran Arsip ‘Enam Bulan dan Sekian Pertemuan’ di PSBK Memukau Publik
Menghidupkan Warisan Seni, Pameran Arsip ‘Enam Bulan dan Sekian Pertemuan’ di PSBK Memukau Publik. Foto iNewsSurabaya/lukman

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Didik Prasetiyono, memberikan apresiasi penuh pada pameran arsip bertajuk ‘Enam Bulan dan Sekian Pertemuan’ yang diselenggarakan oleh Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK). Pameran ini menjadi sorotan karena berhasil menghadirkan jejak panjang PSBK sebagai pionir pendidikan seni non-formal di Indonesia, dengan fokus pada seni dan budaya sebagai fondasi perkembangan masyarakat.

Dibuka pada Rabu (9/10/2024), pameran ini bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-96 maestro tari Indonesia, Bagong Kussudiardja. Momen istimewa ini juga dimeriahkan dengan prosesi budaya yang memukau, di antaranya flashmob Tari Yapong oleh komunitas Bakul Budaya dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (UI) dan prosesi pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh aktor terkenal, Butet Kartaredjasa, bersama Direktur Eksekutif PSBK, Jeannie Park.

Didik Prasetiyono hadir di antara para pemerhati seni dan budaya, bergabung dengan tokoh-tokoh penting seperti Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK MH, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna SKar MHum, serta seniman-seniman nasional lainnya. Kehadiran mereka semakin mengukuhkan arti penting pameran ini.

Dalam sambutannya, Didik menegaskan bahwa pameran ini bukan hanya sebuah penghormatan terhadap warisan budaya yang ditinggalkan Bagong, tetapi juga menjadi jembatan penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa depan seni Indonesia. 

"Pameran ini sangat inspiratif. Arsip yang ditampilkan tidak hanya mendokumentasikan proses kreatif, tetapi juga menjadi warisan tak ternilai bagi generasi mendatang," tuturnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut