Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jatim Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak, Cegah Terprovokasi Kericuhan
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Kenakalan Remaja, Bapas Surabaya Gandeng Orang Tua Lewat Program Inovatif KETUMBAR

Minggu, 13 Oktober 2024 | 10:29 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Cegah Kenakalan Remaja, Bapas Surabaya Gandeng Orang Tua Lewat Program Inovatif KETUMBAR
Bapas Surabaya Gandeng Orang Tua Lewat Program Inovatif KETUMBAR. Foto iNewsSurabaya/dok kemenkumham jatim

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Upaya menekan angka kenakalan remaja dilakukan Bapas Surabaya (Bassura) dengan menggandeng orang tua untuk lebih memahami pendidikan dan pola asuh anak di usia remaja. Melalui program inovatif bernama KETUMBAR (Kelompok Cerita Untuk Mencegah Kenakalan Remaja), Bapas Surabaya menyelenggarakan kegiatan edukatif di Griya Abhipraya Porong, Sabtu (12/10).

Acara ini melibatkan ibu-ibu dari Kelurahan Juwet Kenongo, Porong, Sidoarjo, dan bekerjasama dengan konsultan dari Plato serta mahasiswa Psikologi dari Universitas Surabaya dan Universitas Negeri Surabaya. 

KETUMBAR tidak hanya memberikan pemaparan teori, tetapi juga membuka ruang diskusi interaktif, yang memberikan kesempatan bagi para orang tua untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai masalah pengasuhan.

Heka Sandiar Putra, Kepala Seksi BKD, dan Ade Septian, Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Surabaya, turut hadir bersama perwakilan mahasiswa dan Pokmas Lipas Plato Surabaya. Sesi sharing ini dimanfaatkan oleh para ibu untuk mengungkap tantangan mereka dalam menghadapi anak remaja di era digital.

Siti Maimunah, salah satu peserta, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mengikuti program ini. "Di era globalisasi ini, kami menghadapi banyak tantangan dalam mengasuh anak remaja, terutama kecanduan gadget. Program Ketumbar di Griya Abhipraya Bapas Surabaya memberi kami wawasan baru dan solusi untuk masalah-masalah tersebut," tuturnya.

Program ini juga mendapat apresiasi dari Lurah Juwet Kenongo, Isnaeni. “Kami sangat mendukung program ini. Ini sangat bermanfaat, terutama bagi para ibu, untuk mendidik anak-anak agar terhindar dari tindakan kriminal,” ujar Isnaeni.

KETUMBAR lahir sebagai respons atas tingginya kasus kenakalan remaja di wilayah kerja Bassura. Kepala Bapas Surabaya, Rika Aprianti, menegaskan pentingnya peran orang tua dalam pencegahan. 

“Kami fokus pada langkah preventif. Pola asuh yang baik di rumah adalah kunci untuk mencegah kenakalan anak. Oleh karena itu, sasaran utama program ini adalah para orang tua, khususnya para ibu,” jelasnya.

Tak hanya itu, program ini mendapat perhatian dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Heni Yuwono, yang menilai bahwa Bapas memegang peran vital dalam sistem peradilan. 

"Ke depan, peran Bapas akan diperkuat. Griya Abhipraya tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembimbingan, tetapi juga sebagai pusat rehabilitasi alternatif, termasuk pelatihan kerja dan kerja sosial," ungkap Heni.

Dengan antusiasme yang tinggi, KETUMBAR kini telah menjadi agenda rutin Bassura, melibatkan berbagai pihak guna memastikan upaya pencegahan kenakalan remaja dapat berjalan dengan optimal.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut