Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jatim Ungkap Dugaan Penggelapan 185 Ton Gula di Tiga Pabrik, Kerugian Rp3 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Polisi Temukan Baby Sitter Cekoki Obat Penggemuk Selama Setahun, Kondisinya Tak Stabil

Selasa, 15 Oktober 2024 | 18:12 WIB
  • author Lukman Hakim
Terungkap! Polisi Temukan Baby Sitter Cekoki Obat Penggemuk Selama Setahun, Kondisinya Tak Stabil
Polisi Temukan Baby Sitter Cekoki Obat Penggemuk Selama Setahun. Foto iNewsSurabaya/lukman

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Surabaya digemparkan dengan penangkapan seorang pengasuh bayi berinisial N (36), yang diduga telah mencekoki seorang balita dengan obat penggemuk selama setahun. Perempuan asal Bone, Sulawesi Selatan, yang kini berdomisili di Trenggalek, Jawa Timur ini, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim setelah terungkap tindakannya yang berbahaya.

Kombes Pol Farman, Dirreskrimum Polda Jatim, menjelaskan bahwa N membeli obat penggemuk racikan dari toko online sebanyak tujuh kali, tanpa seizin atau sepengetahuan ibu kandung balita tersebut. 

"Obat mengandung Cyproheptadine dan Dexamethasone, yang tergolong sebagai obat keras," katanya. 

Farman mengatakan, pemberian obat ini menurut N bertujuan untuk meningkatkan nafsu makan, N secara rutin mencampurkan pil tersebut ke dalam minuman korban selama hampir satu tahun.

Akibatnya, balita yang seharusnya menikmati masa kecilnya dengan sehat, justru mengalami pembengkakan pada wajah dan tubuhnya. Berat badannya pun melonjak drastis hingga mencapai 19,5 kilogram di usia yang baru 2 tahun 3 bulan. 

“Tersangka sendiri tidak memiliki latar belakang farmasi atau keahlian di bidang kesehatan,” jelas Farman.

Perbuatan N terungkap pada bulan Agustus 2024, ketika dua pembantu rumah tangga keluarga korban menemukan bukti berupa gelas minuman korban dengan serbuk berwarna oranye mengering, serta botol kecil berisi pil berwarna oranye dan biru. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ibu korban, yang langsung mengkonfrontasi N.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut