Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tahun 2026, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Fokus Disiplin dan Profesionalisme Karyawan
Advertisement . Scroll to see content

Patroli Paman Sabar, Gerakan Perhutani Banyuwangi Selatan Perketat Hutan dari Ilegal Logging

Sabtu, 22 Maret 2025 | 05:55 WIB
  • author Siswanto
Patroli Paman Sabar, Gerakan Perhutani Banyuwangi Selatan Perketat Hutan dari Ilegal Logging
Patroli Paman Sabar Perhutani KPH Banyuwangi Selatan terus menjaga hutan dari ilegal logging. Dengan patroli malam dan edukasi masyarakat, mereka berkomitmen melindungi kelestarian hutan untuk masa depan. Foto iNEWSSURABAYA/siswanto

BANYUWANGI, iNEWSSURABAYA.ID – Upaya perlindungan hutan dari ancaman ilegal logging terus digencarkan oleh petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Dalam patroli malam bertajuk "Paman Sabar" (Patroli Pengamanan Hutan dan Sahur Bareng), tim gabungan dari Perhutani BKPH Pedotan, BKPH Karetan, serta Polhutmob KPH Banyuwangi Selatan menyusuri kawasan hutan yang rawan pembalakan liar.

Di tengah kegelapan hutan yang sunyi, para petugas melakukan pengamanan sekaligus menyergap pelaku ilegal logging yang beroperasi secara diam-diam. Komandan Regu (Danru) Polhutmob Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Icuk Setyo M, menjelaskan bahwa patroli ini rutin dilakukan guna menjaga kelestarian hutan.

"Patroli pengamanan ini kami laksanakan malam hari untuk mencegah penebangan liar yang sering terjadi saat situasi sepi. Selain itu, kami juga melakukan pendekatan dengan warga setempat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga hutan," ujar Icuk.

Selain menjaga keamanan, para petugas juga melaksanakan tradisi sahur bareng di tengah hutan selama bulan Ramadan. Rizki Arif Kurniawan, Asper BKPH Pedotan, menyebut momen ini tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan di antara tim patroli.

"Ini bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang semangat persatuan dalam menjaga kelestarian alam. Dengan sahur bersama, kami semakin solid dalam menjalankan tugas di lapangan," ungkapnya.

Sementara itu, Marsudi, Asper Pedotan, menyoroti ancaman serius yang dihadapi hutan akibat aktivitas ilegal logging. Ia menegaskan bahwa perusakan hutan berdampak luas, mulai dari kerusakan ekosistem hingga ancaman terhadap habitat satwa liar.

"Hutan adalah paru-paru dunia. Jika terus dirusak, kita akan kehilangan sumber daya alam yang sangat berharga. Oleh karena itu, 'Paman Sabar' menjadi garda terdepan dalam melindungi kelestarian hutan," kata Marsudi.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut