Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Marak Kasus Korupsi, Doktor Unair Tawarkan Konsep Baru RUU Perampasan Aset Lebih Berkeadilan
Advertisement . Scroll to see content

Pakar UNAIR Sebut Merger Grab-GoTo Berpotensi Membunuh Persaingan Sehat

Selasa, 27 Mei 2025 | 09:40 WIB
  • author Ali Masduki
Pakar UNAIR Sebut Merger Grab-GoTo Berpotensi Membunuh Persaingan Sehat
Mitra pengemudi ojek online saat mengikuti acara di Surabaya, beberapa waktu lalu. Foto: iNewsSurabaya/Ali Masduki

Prof. Rahmat memperingatkan dampak jangka panjang bagi perekonomian nasional. Monopoli dalam sektor transportasi online akan menghilangkan inovasi dan persaingan sehat, merugikan konsumen yang kehilangan pilihan dan terbebani oleh harga yang tidak kompetitif.

Selain konsumen, merger ini juga berpotensi merugikan mitra pengemudi ojek online. Banyak pengemudi yang saat ini menggunakan kedua aplikasi tersebut untuk meningkatkan pendapatan. 

Penggabungan Grab dan GoTo berpotensi mengurangi penghasilan mereka karena berkurangnya fleksibilitas dan pilihan platform.

Prof. Rahmat menyerukan pentingnya kontrol sosial dan edukasi publik terkait isu ini. "Masyarakat harus melakukan pengawasan terhadap isu-isu yang berdampak besar, termasuk merger ini. Para akademisi dan pakar juga harus aktif menyuarakan dan memberikan edukasi agar masyarakat sadar akan potensi negatifnya," imbuhnya.
 

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut