get app
inews
Aa Text
Read Next : Marak Kasus Korupsi, Doktor Unair Tawarkan Konsep Baru RUU Perampasan Aset Lebih Berkeadilan

​6 Relawan Indonesia Tempuh Jalur Darat Tripoli ke Rafah demi Misi Kemanusiaan Gaza

Minggu, 03 Mei 2026 | 13:28 WIB
header img
Aksi solidaritas untuk Gaza, relawan Indonesia bergabung dalam land convoy. (Foto : istimewa).

​SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Semangat kemanusiaan dari Indonesia kembali menggema di kancah internasional. Sejumlah relawan asal Tanah Air dipastikan bergabung dalam misi land convoy (konvoi darat) menuju Gaza sebagai bagian dari inisiatif global Global Sumud Flotilla.

​Sebagai bentuk dukungan moral, doa bersama sekaligus seremoni pelepasan relawan digelar di Masjid Nuruzzaman, Kampus B Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Minggu (3/5/2026). 

Dari total enam relawan Indonesia yang berangkat, dua diantaranya merupakan putra daerah asal Surabaya, sementara empat lainnya berasal dari Bandung dan Jakarta.

​Misi kemanusiaan ini direncanakan memulai perjalanan dari Tripoli, Libya. Rombongan besar yang terdiri dari ratusan hingga ribuan relawan, tenaga medis, dan teknisi lintas negara ini akan menempuh perjalanan darat melintasi wilayah Mesir dengan tujuan akhir gerbang perbatasan Rafah.

​Dewan Pengarah Gaza Freedom Flotilla Coalition (GFC) Indonesia, Ziyad menegaskan bahwa keterlibatan relawan ini merupakan ikhtiar kolektif masyarakat sipil dunia dalam merespons krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

​“Misi ini bukan sekadar perjalanan fisik lintas negara, melainkan upaya nyata untuk menembus batas guna menghadirkan bantuan dan kepedulian bagi warga Gaza. Setiap orang bisa berkontribusi dengan caranya masing-masing, meski tidak berada langsung di lokasi,” ungkap Ziyad di sela kegiatan pelepasan.

​Kegiatan pelepasan di Surabaya ini memiliki makna strategis. Selama ini, gerakan solidaritas kemanusiaan skala internasional cenderung terpusat di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. 

Melalui inisiatif ini, diharapkan gelombang kepedulian masyarakat di wilayah Jawa Timur dapat tumbuh lebih masif dan merata.

​Selain melalui jalur darat, Ziyad menambahkan bahwa gerakan Global Sumud Flotilla juga telah mengerahkan misi jalur laut yang bertolak dari Barcelona, Spanyol, sejak awal April 2026. Semua jalur ini ditempuh demi mendorong terbukanya akses bantuan kemanusiaan secara luas.

​Mengingat jalur yang ditempuh memiliki risiko tinggi, pihak penyelenggara terus mengedepankan prinsip perdamaian dan koordinasi intensif di setiap wilayah yang dilalui. 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut