Fenomena Doom Spending Makin Marak, Generasi Z Diminta Waspada Jebakan Utang
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Sektor pendidikan kini menjadi salah satu pasar strategis yang dilirik industri perbankan nasional. Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, keberadaan jutaan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dinilai memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem layanan keuangan yang berkelanjutan.
Melihat peluang tersebut, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperkuat penetrasinya ke dunia pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi bisnis BTN melalui strategi "Beyond Mortgage", yang tidak lagi hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga memperluas peran sebagai mitra strategis dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kolaborasi dengan Unair bukan sekadar hubungan antara bank dan nasabah institusi, melainkan kemitraan jangka panjang yang dirancang untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh civitas akademika.
Menurut Nixon, Indonesia memiliki lebih dari 2.800 perguruan tinggi yang menjadi pusat pengembangan talenta dan inovasi. Dengan jumlah mahasiswa mencapai lebih dari 44.000 orang serta lebih dari 2.100 dosen dan tenaga kependidikan, Unair dinilai sebagai salah satu ekosistem pendidikan besar yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia nasional.
“Unair merupakan ekosistem pendidikan yang besar dan memiliki multiplier effect yang kuat bagi pengembangan SDM Indonesia,” ujar Nixon.
Melalui kerja sama tersebut, BTN akan menyediakan layanan perbankan yang terintegrasi bagi institusi, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa. Salah satu langkah konkret yang akan direalisasikan adalah pembukaan outlet BTN di lingkungan kampus guna mempermudah akses layanan keuangan dan digital banking.
Editor : Arif Ardliyanto