Dindik Jatim Tingkatkan Kompetensi 60 Guru SMK Lewat Pelatihan dan Sertifikasi Empat Keahlian
Salah satu instruktur di bidang Teknik Pendingin dan Tata Udara, Basuki Rokhman, menjelaskan bahwa materi pelatihan untuk guru disesuaikan dengan kasus-kasus nyata di lapangan.
“Misalnya, saat mengisi freon dari nol psi ke 7 psi, ternyata sistem tidak bekerja karena kompresor outdoor tidak layak pakai. Ini contoh troubleshooting yang sering dihadapi di industri dan penting diajarkan ke siswa,” ungkap Basuki.
Ia menilai, materi pelatihan ini sangat relevan karena berbeda dari kurikulum SMK yang masih terbatas pada pengisian freon dan vakum tanpa pendalaman pada komponen sistem pendingin.
Salah satu peserta pelatihan, Ika Maryana, guru Tata Boga dari SMKN Poncol, Magetan, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Ia mendapatkan banyak wawasan baru dari para instruktur profesional, khususnya dalam hal pemilihan bahan, teknik pembuatan, hingga inovasi pastry dan bakery.
“Pelatihannya luar biasa. Saya belajar teknik baru, alat-alat modern, dan cara membuat pastry yang inovatif. Ini juga jadi ajang tukar ilmu antar guru produktif dari berbagai daerah,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Dindik Jatim berharap pendidikan vokasional di SMK dapat lebih adaptif, aplikatif, dan selaras dengan tuntutan dunia kerja. Guru-guru yang berkompeten akan menjadi ujung tombak dalam mencetak lulusan SMK yang siap bersaing dan mampu menciptakan produk sesuai kebutuhan industri.
Editor : Arif Ardliyanto