Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pendidikan Tak Cukup Mengajar, Saatnya Sekolah Membentuk Karakter dan Budaya Riset
Advertisement . Scroll to see content

Mojokerto Jadi Lokasi Strategis Pengembangan Cara Hafal Al Qur’an, Begini Tekniknya

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 15:07 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Mojokerto Jadi Lokasi Strategis Pengembangan Cara Hafal Al Qur’an, Begini Tekniknya
Sebanyak 11 pelajar penerima Beasiswa Youth Exelensia Scholarship (YES) mengikuti kegiatan Ekselensia Leadership Camp (ELC) YES 4 Surabaya di Kota Mojokerto untuk menghafal Al Qur'an lebih cepat. Foto iNewsSurabaya/ist

MOJOKERTO, iNewsSurabaya.id – Sebanyak 11 pelajar penerima Beasiswa Youth Exelensia Scholarship (YES) mengikuti kegiatan Ekselensia Leadership Camp (ELC) YES 4 Surabaya di Kota Mojokerto. Program ini tidak hanya menekankan pada peningkatan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ajang pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.

Mengusung tema "From Vision to Action", kegiatan ini berlangsung secara hybrid: dimulai dengan sesi daring berskala nasional, lalu dilanjutkan dengan pelatihan langsung di dua lokasi — Dompet Dhuafa Jawa Timur dan DD Farm Mojokerto.

Peserta yang terdiri dari para siswa terpilih ini menjalani pelatihan intensif yang mencakup lima materi utama. Di antaranya adalah teknik hafalan Al-Qur’an, pengembangan diri melalui Individual Development Plan (IDP), hingga pemetaan rencana masa depan menggunakan metode mind mapping. Tidak hanya itu, sesi inspiratif juga dihadirkan melalui berbagi pengalaman dari alumni YES dan Penerima Manfaat (PM) program kepemudaan Bakti Nusa.

“Melalui kegiatan ini, saya jadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar dan mengejar impian,” ujar Maidatul Lukya, salah satu peserta camp.

Selain materi akademik, peserta juga ditempa melalui kegiatan fisik seperti pendirian tenda, senam pagi, dan outbound yang dirancang untuk memperkuat kerja sama dan empati. Kharisma Putra Ramadhan, peserta lainnya, mengaku bahwa momen kebersamaan selama camp membuatnya merasa lebih dekat dengan rekan-rekan seangkatan. “Rasanya seperti recharge energi,” katanya.

ELC ini merupakan kolaborasi antara Great Edunesia dan Dompet Dhuafa Jawa Timur, dengan dukungan dari sejumlah pihak termasuk Matahari Department Store. Meski sempat menghadapi kendala teknis seperti terbatasnya kendaraan, semangat peserta tidak luntur. Justru hal tersebut memperkuat nilai-nilai perjuangan dan kemandirian yang ingin ditanamkan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut