Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Masuk Kampus Bukan Cuma Cari Gelar, 391 Mahasiswa Baru UWP Diberi Tantangan Ini
Advertisement . Scroll to see content

Inovasi Desa Sukoreno Pasuruan, Berhasil Sulap Sampah 2,5 Ton Per Hari Jadi Rupiah

Minggu, 21 September 2025 | 11:27 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Inovasi Desa Sukoreno Pasuruan, Berhasil Sulap Sampah 2,5 Ton Per Hari Jadi Rupiah
Desa Sukoreno Pasuruan mampu mengubah sampah menjadi rupiah dengan dibantu Dosen Universitas Wijaya Putra (UWP) untuk Wujudkan Desa Mandiri. Foto iNewsSurabaya/ist

Tak kalah penting, dukungan teknologi sederhana juga dihadirkan. Muchamad Hengky Riawan Putra, penanggung jawab aspek teknologi, menjelaskan bahwa mesin pencacah plastik dan pemilah sampah organik-anorganik dirancang agar mudah dioperasikan warga.

“Alat ini membantu mempercepat proses daur ulang, sehingga lebih efisien dan menghasilkan nilai ekonomi yang jelas,” katanya.


Desa Sukoreno Pasuruan mampu mengubah sampah menjadi rupiah dengan dibantu Dosen Universitas Wijaya Putra (UWP) untuk Wujudkan Desa Mandiri. Foto iNewsSurabaya/ist

Program ini melibatkan BUMDes Sukoreno Makmur, PKK Desa Sukoreno, dan mahasiswa UWP sebagai motor sosialisasi serta pendampingan teknis. Pemerintah desa juga memberi dukungan penuh agar program bisa berjalan optimal.

Dengan target mengurangi sampah ke TPA hingga 40 persen, membuka lapangan kerja baru, serta menghasilkan produk daur ulang bernilai jual, inisiatif ini diharapkan menjadi model percontohan di Jawa Timur.

Kini, Desa Sukoreno tidak lagi hanya dikenal dengan persoalan sampahnya, melainkan juga sebagai pionir pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang menuju desa mandiri dan berkelanjutan.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut