Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketimpangan Inflasi di Jatim, Kendala Logistik dan Pasokan Diduga Jadi Pemicu
Advertisement . Scroll to see content

Konsumsi Menguat, Inflasi Surabaya Berpotensi Naik Awal 2026

Sabtu, 20 Desember 2025 | 10:23 WIB
  • author Lukman Hakim
Konsumsi Menguat, Inflasi Surabaya Berpotensi Naik Awal 2026
Ilustrasi inflasi. (Foto/ist).

Kinerja positif penjualan eceran Surabaya tersebut sejalan dengan kondisi nasional. IPR Nasional Oktober 2025 tercatat sebesar 219,7 atau tumbuh 4,3 persen (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 3,7 persen (yoy).

Ke depan, optimisme pelaku usaha terhadap kinerja penjualan tetap terjaga. 

Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Januari 2026 yang mencapai 174,4, lebih tinggi dibandingkan 170,7 pada Desember 2025. Sementara itu, IEP April 2026 tercatat sebesar 164,6, meningkat dari 152,4 pada Maret 2026.

Menurut Ibrahim, kuatnya ekspektasi penjualan menjadi sinyal berlanjutnya konsumsi rumah tangga, namun juga berpotensi mendorong tekanan inflasi. “Karena itu, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah terus memperkuat sinergi untuk menjaga inflasi tetap terkendali,” ujarnya.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut