Masjid Al Jabbar Tegalsari Bangkit dengan Swadaya Jamaah
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Masjid Al Jabbar yang berada di lingkungan Mapolsek Tegalsari, Surabaya, kembali menjadi perbincangan para jemaah. Masjid tersebut merupakan satu-satunya bangunan yang selamat dari kebakaran saat kerusuhan 31 Agustus 2025 lalu.
Sejumlah jemaah mempertanyakan kelanjutan pembangunan masjid tersebut, menyusul rencana renovasi Mapolsek Tegalsari. Mereka khawatir proses renovasi berdampak pada keberlangsungan Masjid Al Jabbar yang selama ini menjadi tempat ibadah utama bagi pekerja dan warga sekitar.
Hendra Buana, salah satu jemaah yang bekerja di kawasan Tunjungan, mengatakan keberadaan Masjid Al Jabbar sangat membantu dirinya dan rekan-rekannya untuk menjalankan ibadah, baik salat lima waktu maupun salat Jumat.
“Masjid ini lokasinya paling dekat dan nyaman bagi kami, apalagi dekat dengan tempat makan. Kami sempat kecewa saat terjadi penjarahan, tapi Alhamdulillah masjid ini tetap berdiri. Itu seperti kuasa Allah,” ujar Hendra, Jumat (2/1/2026).
Sementara itu, pengurus Masjid Al Jabbar yang juga anggota Polsek Tegalsari, Aiptu Samadi, menjelaskan bahwa saat kerusuhan terjadi hampir seluruh fasilitas masjid dijarah. Hanya satu unit pendingin ruangan (AC) yang tersisa, sementara perlengkapan lainnya raib.
“Waktu kejadian, yang tersisa hanya satu AC. Selebihnya hilang,” katanya.
Namun demikian, Samadi menyampaikan bahwa dukungan jemaah dan para donatur menjadi penyemangat bagi pengurus masjid untuk bangkit. Renovasi ringan pun dilakukan berkat sumbangan sukarela dari jemaah.
“Alhamdulillah, sedekah dari jemaah membantu kami melakukan renovasi minor dan mengganti beberapa AC yang hilang. Kipas angin dan karpet juga berasal dari sumbangan jemaah, termasuk bantuan dari alumni pimpinan Tegalsari,” jelasnya.
Samadi berharap apabila rencana pembangunan dan renovasi Mapolsek Tegalsari dilaksanakan pada awal 2026, pihak terkait tetap menyediakan lokasi pengganti bagi Masjid Al Jabbar.
“Kalau nanti masjid ini harus dibongkar karena renovasi, kami berharap ada relokasi yang masih dekat dengan Polsek Tegalsari. Supaya para pekerja dan warga tetap bisa beribadah tanpa harus pergi jauh,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto