Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terbongkar! Sabu Diselipkan dalam Ayam Goreng, 4 Orang Diciduk Polisi di Sidoarjo, Ada Lansia
Advertisement . Scroll to see content

Pimpinan Yakuza Jepang Ditangkap di Amerika Serikat

Jum'at, 08 April 2022 | 13:24 WIB
  • author Umaya Khusniah
Pimpinan Yakuza Jepang Ditangkap di Amerika Serikat
Pihak berwenang AS telah menangkap seorang pemimpin sindikat kejahatan Jepang. (Foto: ussfeed)

NEW YORK, iNewsSurabaya.id - Takeshi Ebisawa (57), pemimpin jaringan kriminal Jepang yang dikenal sebagai Yakuza, ditangkap oleh pihak berwenang AS.

Jaksa federal di Manhattan pada Kamis (7/4/2022) menyebut, seorang pemimpin sindikat kejahatan Jepang itu ditangkap atas tuduhan merencanakan untuk mendistribusikan obat-obatan dan heroin di Amerika Serikat. 

Tak hanya itu, dia juga membeli senjata termasuk rudal buatan AS. Takeshi Ebisawa dan seorang rekan konspirator setuju untuk membeli rudal. Senjata itu untuk kelompok pemberontak di Myanmar.

Hal itu terungkap selama percakapan dengan agen Drug Enforcement Administration yang menyamar.

Menurut pengaduan pidana, senjata-senjata itu dimaksudkan untuk melindungi pengiriman obat-obatan. Ebisawa berencana mendistribusikan heroin dan metamfetamin di Amerika Serikat.

"Narkoba ditujukan untuk New York, dan pengiriman senjata ditujukan untuk faksi-faksi di negara-negara yang tidak stabil," kata Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Damian Williams.

Ebisawa dan tiga komplotannya ditahan di Manhattan minggu ini dengan tuduhan termasuk konspirasi impor narkotika dan kepemilikan senjata api. Pengacara Ebisawa tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Masing-masing dari empat rekan konspirator menghadapi hukuman maksimum penjara seumur hidup.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut