get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan dan Distribusi LPG Non Subsidi Aman untuk Warga Surabaya

Pasokan Energi Global Terganggu Konflik Timur Tengah, Distribusi LPG di Jatim Diperketat

Minggu, 12 April 2026 | 05:12 WIB
header img
Konflik Amerika, Israel, dan Iran berdampak pada energi global. Pertamina perkuat distribusi LPG dari STS Kalbut Situbondo untuk jaga pasokan nasional tetap aman. Foto ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Gejolak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai terasa hingga ke sektor energi global. Di tengah situasi yang memicu kekhawatiran tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi, khususnya LPG, tetap aman bagi masyarakat Indonesia.

Upaya ini bukan sekadar pernyataan, melainkan diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan. Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi LPG nasional dengan memaksimalkan berbagai infrastruktur strategis, mulai dari armada kapal laut, skid tank untuk jalur darat, hingga pengawasan ketat di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) serta pangkalan resmi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar energi tetap tersedia hingga ke pelosok, tanpa hambatan distribusi di tengah ketidakpastian global.

Di balik kelancaran pasokan LPG, ada satu titik vital yang jarang disorot publik: fasilitas Ship-to-Ship (STS) Kalbut di perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur.

Sejak beroperasi pada 1995, kawasan seluas 3,92 kilometer persegi ini menjadi pusat aktivitas pemindahan LPG dari kapal tanker besar ke kapal berukuran lebih kecil. Dari sinilah, distribusi energi mengalir ke berbagai daerah di Indonesia.

Fasilitas yang menjadi bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi ini kini berperan semakin krusial, terutama saat pasokan energi global menghadapi tekanan.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut STS Kalbut sebagai “urat nadi energi” yang menopang kebutuhan LPG nasional.

“Tidak hanya untuk Jawa Timur, distribusi dari STS Kalbut juga menjangkau Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan hingga Sulawesi,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut