Membongkar Cara Kerja Algoritma Media Sosial, Pelajar SMK di Sidoarjo Dapat Literasi Digital
SIDOARJO, iNewsSurabaya.id — Bagi banyak pelajar, media sosial kerap dipandang sebagai ruang hiburan semata. Namun di balik layar ponsel, ada sistem rumit yang menentukan apakah sebuah konten akan viral atau justru tenggelam tanpa jejak. Rahasia itulah yang dibedah dalam Workshop Content Creator di SMK Darul Huda Jabon, Sidoarjo, Senin (12/1/2026).
Workshop literasi digital ini disampaikan langsung oleh Tim Media Sosial Surabaya.iNews.id, Amin Wahyono, yang mengajak para siswa memahami cara kerja algoritma media sosial di tengah derasnya arus konten digital.
Amin menegaskan, viralitas bukan hasil kebetulan. Ada mekanisme terukur yang bekerja sejak detik pertama sebuah konten diunggah. Algoritma, kata dia, tidak serta-merta menyebarkan konten ke seluruh pengguna.
“Ketika sebuah konten diposting, platform hanya mendistribusikannya ke sebagian kecil audiens. Kurang lebih sekitar 5 persen, baik ke followers maupun non-followers,” jelas Amin di hadapan para siswa.
Pada fase awal tersebut, algoritma mulai melakukan penilaian ketat. Setiap interaksi pengguna menjadi bahan evaluasi, mulai dari jumlah like, komentar, hingga durasi menonton.
“Like itu punya nilai satu, komentar dua, share tiga, save empat, watch time lima, playback enam. Sebaliknya, kalau penonton langsung keluar, itu bisa menurunkan skor konten,” paparnya.
Editor : Arif Ardliyanto