Detik-Detik Perahu Speed Terbalik Dihantam Ombak Laut Selatan Banyuwangi, Begini Kronologinya
Sementara itu, Danposal Grajagan Letda Laut (P) M. Choirul Anam menjelaskan bahwa laporan kecelakaan pertama kali diterima dari anggota jaga Posal Grajagan.
“Kami mendapat laporan dari Sertu Sugiyono setelah seorang petugas hotel di kawasan Grajagan bernama Boyani melaporkan adanya perahu speed yang terbalik akibat dihantam ombak,” jelasnya.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kejadian ini kembali menjadi pengingat keras akan tingginya risiko pelayaran di kawasan Pelawangan Grajagan, khususnya bagi perahu kecil dan kapal nelayan.
“Wilayah ini memang memiliki karakter ombak dan arus yang kuat. Kami mengimbau para nelayan dan operator perahu agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta mematuhi imbauan keselamatan sebelum melaut,” tegas Choirul Anam.
Akibat insiden tersebut, pemilik Perahu Speed Mekar Jaya diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Perahu yang rusak langsung dievakuasi dan dibawa ke daratan untuk menghindari kerusakan lebih parah.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa Laut Selatan Banyuwangi menyimpan potensi bahaya yang tidak bisa dianggap sepele. Kewaspadaan, kesiapan, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan menjadi kunci utama agar aktivitas pelayaran tetap aman.
Editor : Arif Ardliyanto