Bayi Laki-Laki Ditinggalkan di Teras Rumah Banyuwangi, Ditemukan dalam Kardus Mi Instan
BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Tangisan lirih memecah keheningan malam di Dusun Krajan, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Siapa sangka, suara itu berasal dari seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan orang tuanya di teras rumah warga, terbungkus kardus mi instan.
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui warga setempat saat hendak beristirahat. Awalnya, keberadaan kardus di teras rumah milik Sutikno (70), seorang pensiunan anggota Polri, tidak menimbulkan kecurigaan. Namun, segalanya berubah ketika terdengar suara tangisan dari dalam kardus tersebut.
Saksi mata, Ferdy Tri Ananta (18), mengaku baru menyadari ada sesuatu yang tidak biasa setelah duduk di teras rumah untuk mengerjakan tugas sekolah. Rasa penasaran bercampur kaget muncul ketika ia mendengar suara bayi. Ferdy pun segera memberi tahu orang tuanya, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glagah.
Mendapat laporan warga, aparat kepolisian bergerak cepat. Sekitar pukul 22.08 WIB, petugas Polsek Glagah bersama bidan dari Klinik Amanah Desa Olehsari langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Di dalam kardus, petugas menemukan seorang bayi laki-laki dengan berat badan sekitar 3,2 kilogram. Bayi tersebut dilengkapi perlengkapan sederhana serta secarik surat wasiat yang kini menjadi petunjuk awal dalam penyelidikan.
“Bayi langsung kami evakuasi untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Kapolsek Glagah, AKP Edi Jaka Supa’at.
Demi memastikan keselamatannya, bayi tersebut dibawa ke Klinik Amanah Desa Olehsari sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Hingga kini, kondisi bayi dilaporkan sehat dan masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tenaga medis.
Editor : Arif Ardliyanto