Avtur Perdana Mengalir di Bandara Jember, Asa Baru Konektivitas dan Ekonomi Warga Bakal Tumbuh Pesat
JEMBER, iNewsSurabaya.id – Harapan baru bagi geliat ekonomi dan mobilitas masyarakat Jember mulai terlihat. Untuk pertama kalinya, pengisian bahan bakar pesawat (avtur) resmi dilakukan di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur. Momen ini menjadi penanda penting kesiapan bandara tersebut melayani penerbangan reguler secara berkelanjutan.
Pengisian avtur perdana dilakukan pada pesawat jenis ATR dan berjalan aman serta lancar, sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional yang berlaku. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh infrastruktur pendukung penerbangan telah siap guna menunjang operasional bandara yang selama ini dinantikan masyarakat Jember dan sekitarnya.
Pada tahap awal, Bandara Notohadinegoro direncanakan melayani lima kali penerbangan setiap pekan dengan rute strategis Jember–Jakarta dan Jember–Bali pulang-pergi. Rute ini diyakini menjadi jalur penting bagi mobilitas warga, pelaku usaha, hingga sektor pariwisata daerah.
Anggota DPR RI Komisi VI, Kawendra Lukistian, menyampaikan bahwa Jember merupakan salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus Presiden Republik Indonesia dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, akses transportasi udara yang efisien dan terjangkau menjadi kunci agar daerah dapat terhubung langsung dengan pusat perekonomian nasional.
“Kalau penerbangan di sini bisa optimal, tentu peluang pertumbuhan ekonomi Jember akan jauh lebih baik ke depan,” ujar Kawendra dalam sambutannya.
Senada, Bupati Jember Muhammad Fawait menilai pengisian avtur perdana ini sebagai langkah strategis yang berdampak langsung pada efisiensi operasional maskapai. Sebelumnya, pesawat yang beroperasi di Jember harus mengisi bahan bakar di bandara lain seperti Bali atau Halim, Jakarta.
“Hari ini menjadi titik balik. Pesawat kini sudah bisa langsung mengisi avtur di Bandara Jember, sehingga lebih efisien dari sisi waktu dan biaya,” terang Fawait.
Ia berharap keberadaan fasilitas ini mampu memperkuat peran Bandara Notohadinegoro sebagai simpul transportasi udara regional. Tak hanya mendukung mobilitas masyarakat, namun juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, serta membuka peluang investasi baru di Kabupaten Jember.
“Kami terus berikhtiar memajukan Jember, salah satunya dengan menyambungkan daerah ini ke pusat pertumbuhan ekonomi nasional, dimulai dari Jakarta dan Bali,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menegaskan kehadiran layanan avtur di Jember merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung industri penerbangan nasional sekaligus pengembangan wilayah.
“Pertamina Patra Niaga akan selalu hadir sebagai bagian dari ekosistem penerbangan Indonesia. Kami berharap kemudahan konektivitas ke Jember ini dapat membuka peluang pengembangan pariwisata, industri, investasi, dan bisnis di Jawa Timur, khususnya Jember,” ujarnya.
Dengan beroperasinya layanan avtur ini, Bandara Notohadinegoro tidak hanya menjadi gerbang udara, tetapi juga simbol tumbuhnya harapan baru bagi perekonomian dan masa depan masyarakat Jember.
Editor : Arif Ardliyanto