Teknologi Closed Barn Dikembangkan di Pasuruan, Hasilnya Produksi Susu Naik hingga 20 Persen
PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan terus dilakukan melalui sektor peternakan sapi perah. Di Kabupaten Pasuruan, modernisasi peternakan yang melibatkan koperasi dan ribuan peternak rakyat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Nestlé Indonesia bersama KUD Dadi Jaya Purwodadi meluncurkan implementasi Closed-Barn atau kandang semi tertutup serta menyerahkan 90 ekor sapi perah impor kepada tiga koperasi susu di Jawa Timur, yakni KUD Dadi Jaya Purwodadi, Koperasi SAE Pujon Malang, dan KUD Sumber Makmur Ngantang.
Program ini menjadi bagian dari penguatan sektor persusuan nasional yang telah dibangun lebih dari lima dekade bersama peternak sapi perah rakyat.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena dinilai mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Pendekatan yang menggabungkan pengembangan industri dengan penguatan kapasitas masyarakat melalui kemitraan dan pembinaan peternak merupakan model kolaborasi yang patut diperkuat. Harapannya, produktivitas susu meningkat sekaligus kesejahteraan peternak ikut terdongkrak," ujarnya.
Selain mendukung ketahanan pangan, sektor persusuan dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi pedesaan. Mulai dari peningkatan kapasitas peternak, penguatan koperasi hingga terciptanya nilai tambah yang berkelanjutan.
Bupati Pasuruan, Mochamad Rusdi Sutejo, mengatakan Pasuruan sebagai penghasil susu segar terbesar kedua di Jawa Timur memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Editor : Arif Ardliyanto