get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Hanya Miliki Ijazah, Kemdiktisaintek Minta Unikama Jadi Kampus Inovatif Berbasis Kearifan Lokal

Unikama Jelang Usia 69 Tahun: Antara Aspirasi Mahasiswa dan Komitmen Kemajuan

Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:26 WIB
header img
Puluhan mahasiswa menyampaikan aspirasi di depan Gedung Rektorat Unikama. Foto : Surabaya.iNews.id/Andika.

MALANG, iNewsSurabaya.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) merespons aksi damai yang digelar puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unikama Bergerak, Kamis (22/1/2025). Aksi tersebut berlangsung tertib dan menjadi ruang penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap dinamika kampus.

Puluhan mahasiswa menyampaikan aspirasi di depan Gedung Rektorat Unikama sejak pukul 09.00 WIB. Dengan pengawalan keamanan internal kampus, massa aksi berjalan menyusuri lorong kampus sambil membentangkan spanduk dan menyampaikan orasi hingga tiba di depan gedung rektorat.

Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si, menemui langsung peserta aksi dan mengapresiasi aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Ia menyampaikan terima kasih atas masukan dan kritik yang diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kampus.

“Tentu aspirasi yang saudara-saudara sampaikan akan kami kaji dan tindak lanjuti dengan memperhatikan skala prioritas,” ujar Sudi Dul Aji di hadapan massa aksi.

Secara terpisah, Ketua Pengurus Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI Malang yang sah, Drs. Agus Priyono, MM, juga menyambut positif aksi damai tersebut. Menurutnya, jalannya aksi mencerminkan iklim demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.

“Aksi damai tadi berjalan dengan baik dan tertib. Aspirasi tersampaikan dengan jelas. Ini menunjukkan bahwa iklim demokrasi di kampus cukup inklusif dan dinamis. Tidak ada yang anti kritik untuk kemajuan Unikama,” katanya.

Agus yang kepengurusannya tercatat sah dalam Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum tertanggal 19 September 2025 itu juga mendorong pihak rektorat untuk membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dengan mahasiswa.

“Saya berharap rektor dan jajaran wakil rektor tidak alergi terhadap kritik serta membangun komunikasi yang baik demi kemajuan Unikama, apalagi menjelang usia kampus yang ke-69 tahun,” ujarnya.

Ia menegaskan, PPLP-PT PGRI Malang siap mendukung langkah rektorat dalam menindaklanjuti keluhan dan aspirasi mahasiswa, khususnya dalam peningkatan kenyamanan perkuliahan serta optimalisasi kegiatan kemahasiswaan berbasis bakat dan minat.

“Saya kira langkah tindak lanjut perlu segera dilakukan. PPLP-PT PGRI Malang siap mendukung kebijakan rektor untuk perbaikan di berbagai aspek demi kepentingan mahasiswa,” ungkap Agus.

Lebih lanjut, Agus berharap ke depan dapat dibangun forum diskusi dan berbagi gagasan yang melibatkan mahasiswa, PPLP, dan pihak rektorat guna merumuskan ide-ide inovatif bagi pengembangan kampus.

“Dengan dialog bersama, kemajuan Unikama dapat kita pikirkan secara kolektif, termasuk menemukan keunikan Unikama sebagai kampus multikultural,” katanya.

Agus juga menegaskan bahwa Unikama merupakan institusi pendidikan milik publik, bukan milik keluarga maupun perorangan tertentu. Hal tersebut, menurutnya, telah ditegaskan dalam akta nomor 71 tertanggal 13 Desember 2013 terkait aset PPLP-PT PGRI Malang.

“Jika ada pihak yang mengaku sebagai pengurus PPLP di luar kepengurusan kami yang sah, maka itu dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum dan berpotensi mengancam keberlangsungan kampus,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa bersikap kritis dan objektif terhadap informasi yang beredar. Agus menilai, pemberitaan yang tidak bersumber dari kepengurusan sah berpotensi memecah belah mahasiswa yang sedang menyalurkan aspirasi.

“Mahasiswa harus berhati-hati dan berpikir rasional dalam menyikapi dinamika kampus yang kita banggakan ini,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut