get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan 72 Ton Bawang Bombai Ilegal

Golden Period Stroke Kurang dari 4,5 Jam, Ini Tanda yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:59 WIB
header img
Dokter Spesialis Saraf, dr. Argirina Ghasani, Sp.N. Foto : Surabaya.iNews.id/Andika.

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Permasalahan yang kerap terjadi bukan hanya tingkat keparahan penyakit, tetapi keterlambatan masyarakat dalam mengenali gejala awal stroke. 

Padahal, stroke merupakan kondisi gawat darurat medis yang membutuhkan penanganan secepat mungkin. Untuk meningkatkan kewaspadaan publik, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan metode “SeGeRa Ke RS” sebagai panduan sederhana mengenali tanda-tanda stroke. 

Metode ini dirancang agar mudah diingat dan dapat digunakan oleh siapa pun, baik pasien, keluarga, maupun orang di sekitar, sehingga tindakan medis dapat segera dilakukan saat gejala muncul.

Dokter Spesialis Saraf, dr. Argirina Ghasani, Sp.N, menegaskan bahwa penanganan stroke harus dilakukan sesegera mungkin sejak gejala pertama dirasakan, idealnya dalam golden period kurang dari 4,5 jam.

“Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan yang tepat, semakin besar peluang jaringan otak dapat diselamatkan. Jangan menunggu gejala membaik, karena setiap menit yang terbuang berisiko menimbulkan kerusakan otak permanen,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Metode SeGeRa Ke RS mencakup sejumlah tanda peringatan yang perlu diwaspadai. Yakni: S – Senyum tidak simetris

Perhatikan saat seseorang diminta tersenyum. Jika salah satu sisi bibir turun atau wajah tampak mencong ke satu arah, hal ini bisa menjadi tanda gangguan saraf wajah akibat stroke.

Ge – Gerak separuh anggota tubuh melemah. Kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh, baik tangan maupun kaki, sering menjadi gejala stroke. Anggota tubuh terasa berat, sulit digerakkan, atau bahkan lumpuh secara tiba-tiba.

Ra – Rancau bicara. Gangguan bicara seperti pelo, sulit mengucapkan kata, tidak mampu menyusun kalimat, atau kesulitan memahami pembicaraan orang lain merupakan tanda yang perlu diwaspadai.

Ke – Kesemutan atau mati rasa. Munculnya rasa kebas, kesemutan, atau mati rasa secara mendadak pada wajah, tangan, atau kaki di satu sisi tubuh dapat mengindikasikan terjadinya stroke.

Ra – Rabun mendadak. Gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, gelap, atau hilangnya penglihatan secara tiba-tiba pada satu atau kedua mata juga merupakan gejala stroke.

S – Sakit kepala hebat. Sakit kepala yang muncul mendadak, terasa sangat berat, berbeda dari biasanya, dan dapat disertai mual, muntah, atau pusing berputar, bisa menjadi tanda stroke perdarahan.

Dalam dunia medis dikenal istilah “time is tissue”, yang berarti waktu sangat menentukan keselamatan jaringan otak. Saat stroke terjadi, aliran darah ke otak terhenti atau berkurang secara mendadak, menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi.

Tanpa penanganan cepat, sel otak akan mengalami kematian dan tidak dapat pulih kembali. Bahkan, jutaan sel otak diperkirakan dapat rusak setiap menit stroke tidak ditangani secara medis.

Penanganan cepat dan tepat di rumah sakit dapat memberikan sejumlah manfaat. Antara lain, menyelamatkan jaringan otak yang masih hidup, mengurangi luas kerusakan otak, menekan risiko kecacatan permanen dan meningkatkan peluang pasien kembali mandiri dan produktif.

Sebaliknya, keterlambatan penanganan dapat berdampak jangka panjang, seperti kelumpuhan, gangguan bicara dan menelan, penurunan fungsi kognitif, hingga kematian.

Oleh karena itu, dr. Argirina mengimbau masyarakat untuk tidak ragu dan tidak menunda saat menemukan tanda-tanda stroke. Hindari pengobatan sendiri dan jangan menunggu kondisi membaik. “Segera hubungi layanan darurat atau bawa pasien ke rumah sakit terdekat yang memiliki fasilitas gawat darurat,” katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut