Ramadan 2026: Baznas Jatim Bidik Zakat Rp7 Miliar untuk Yatim, Mahasiswa Miskin hingga Warga Lansia
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Harapan ribuan anak yatim dan keluarga prasejahtera di Jawa Timur kembali menyala jelang Ramadan 2026. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga Rp7 miliar selama bulan suci, hampir dua kali lipat dari capaian Ramadan tahun lalu.
Target ambisius ini bukan tanpa alasan. Kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, membuat Baznas Jatim memperluas dan memperkuat program-program sosialnya.
“Tahun lalu sekitar Rp3,5 miliar. Tahun ini kami targetkan Rp7 miliar, dengan dukungan gubernur serta para pengusaha,” ujar Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa saat Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) persiapan Ramadan 2026 di Sidoarjo, Kamis (5/2/2026).
Menurut Ali Maschan, dana yang dihimpun selama Ramadan akan difokuskan untuk kelompok masyarakat paling rentan, mulai dari anak yatim, fakir miskin, mahasiswa kurang mampu, hingga lansia yang hidup sebatang kara.
Salah satu program terbesar tahun ini adalah santunan untuk sekitar 20 ribu anak yatim di berbagai daerah di Jawa Timur. Tak hanya bantuan tunai, Baznas juga menyiapkan perlengkapan sekolah seperti buku, tas, hingga uang saku agar anak-anak tetap bisa belajar dengan layak.
“Di setiap kabupaten, rata-rata ada 1.000 anak yatim yang dibina. Kalau ditambah bantuan pendidikan dan kebutuhan harian, tentu dananya tidak kecil,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto