get app
inews
Aa Text
Read Next : CPNS Kehutanan Jatim Belajar Konservasi di Jantung Ekologis Jawa Timur

Ribuan Tangan Bersatu di Ujung Timur Jawa, TNI-Polri dan Warga Bersihkan Pantai Pancur Alas Purwo

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:21 WIB
header img
Kegiatan bersih Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi menjadi bukti sinergi TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir dan kawasan konservasi. Foto Surabaya.iNews.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Pagi di Pantai Pancur, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, terasa berbeda. Bukan hanya debur ombak yang terdengar, tetapi juga langkah-langkah ribuan orang yang bergerak bersama menyusuri pesisir. Dengan sarung tangan dan karung sampah di tangan, mereka satu tujuan: menjaga laut tetap bersih.

Kesadaran menjaga lingkungan laut itu diwujudkan secara nyata oleh jajaran Kodim 0825/Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, Puslatpurmar PLP 7 Lampon, Polresta Banyuwangi, Satuan Brimob, TNI AU Rajekwesi, bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Aksi rijik-rijik atau bersih-bersih Pantai Pancur ini melibatkan sekitar 1.000 peserta dari berbagai latar belakang.

Tak hanya unsur TNI dan Polri, kegiatan ini juga diikuti Dinas Pendidikan Banyuwangi, Banser, Kokam, SPPG, KLH, pelajar dari SMPN 1 dan SMAN, para kepala desa, hingga Parisada Hindu Dharma Indonesia dari Pura Alas Purwo. Keberagaman peserta menjadi gambaran kuat bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, peserta tampak menyebar di sepanjang garis pantai. Sampah plastik, potongan kayu, hingga limbah yang terbawa arus laut dikumpulkan satu per satu. Beberapa peserta bahkan terlihat menyisir area yang sulit dijangkau demi memastikan tak ada sampah tersisa di kawasan konservasi tersebut.

Komandan Pos TNI AL (Danposal) Grajagan, Peltu Andik, ikut turun langsung ke lapangan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL dalam aksi ini bukan sekadar seremonial.

“Ini bentuk kepedulian nyata kami terhadap lingkungan laut sekaligus upaya mempererat sinergi dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pantai yang bersih bukan hanya penting bagi kelestarian alam, tetapi juga menjadi penopang sektor pariwisata Banyuwangi yang terus berkembang. Kesadaran kolektif, kata dia, menjadi kunci agar keindahan alam tetap terjaga.

Hal senada disampaikan Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav. Suprapto. Ia menyebut kegiatan rijik-rijik pantai sebagai wujud komitmen TNI-Polri dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup, khususnya di kawasan taman nasional.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari pihak pengelola Taman Nasional Alas Purwo. Novianti Utami, Kepala SPPN Wilayah I Tegaldlimo, menilai kolaborasi lintas instansi dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga ekosistem pantai.

“Kerja bersama seperti ini sangat dibutuhkan agar kawasan konservasi tetap bersih, indah, dan lestari,” katanya.

Setelah seluruh sampah terkumpul, kegiatan ditutup dengan proses pemilahan untuk kemudian dikelola sesuai jenisnya. Lebih dari sekadar bersih-bersih, aksi rijik-rijik Pantai Pancur diharapkan menjadi contoh bahwa menjaga alam bisa dimulai dari langkah sederhana, dilakukan bersama, dan terus dijaga konsistensinya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut