Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gol Dramatis Thorfas Pecah Kebuntuan, Diklat Anfa Pasuruan Lolos Semifinal Ramadhan KU 16
Advertisement . Scroll to see content

Bangkit Usai Tumbang dari Deltras, Diklat Anfa Pasuruan Taklukkan Bina Mandiri 2-1 di Liga TopSkor

Rabu, 18 Februari 2026 | 08:01 WIB
  • author Saiful Arif
Bangkit Usai Tumbang dari Deltras, Diklat Anfa Pasuruan Taklukkan Bina Mandiri 2-1 di Liga  TopSkor
Diklat Anfa Pasuruan bangkit usai kalah dari Deltras FC dengan kemenangan 2-1 atas Bina Mandiri di Liga TopSkor Jawa Timur. Mental dan evaluasi jadi kunci kebangkitan. Foto Surabaya.iNews.id/alup

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Muka para pemain muda Diklat Anfa Pasuruan sempat terlihat tertunduk saat peluit akhir berbunyi dalam laga kontra Deltras FC. Kekalahan 0-2 di ajang Liga TopSkor Jawa Timur menjadi pukulan telak bagi skuad muda asal Pasuruan itu.

Namun sepak bola usia muda bukan hanya soal skor. Ia bicara tentang proses, pembentukan mental, dan cara bangkit setelah jatuh.

Bertanding di Lapangan Kompi Kavaleri 3 Sidoarjo, Diklat Anfa menunjukkan dua wajah berbeda dalam dua laga beruntun. Jika saat melawan Deltras mereka tampil kurang lepas dan tertekan sejak awal, maka di pertandingan berikutnya kontra Bina Mandiri, karakter sesungguhnya mulai terlihat.

Saat menghadapi Deltras FC, lini pertahanan Diklat Anfa goyah menghadapi tekanan intens. Dua gol bersarang tanpa balas. Serangan yang dibangun pun kerap mentah sebelum benar-benar mengancam gawang lawan.

Minimnya efektivitas penyelesaian akhir menjadi catatan penting. Peluang tercipta, tetapi tak mampu dikonversi menjadi gol.

Pelatih Diklat Anfa, Anton, tak menutup mata atas kekurangan timnya.

“Kekalahan dari Deltras jadi pelajaran penting buat anak-anak. Kami evaluasi disiplin, fokus, dan finishing. Itu yang langsung kami benahi,” ujarnya.

Bagi Anton, kekalahan bukan akhir segalanya. Justru di sanalah proses pembentukan karakter dimulai.

Respons cepat ditunjukkan saat menghadapi Bina Mandiri. Permainan Diklat Anfa jauh lebih disiplin dan agresif. Skema serangan cepat berjalan efektif, aliran bola lebih rapi, dan koordinasi antarlini terlihat semakin solid.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut