Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Satu Buku, Satu Perubahan: Budaya Membaca Dimulai di Kota Pahlawan
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Konten Kreator Ini Sebut Buku Jadi Momok Serius di Sekolah, Ini Penyebabnya

Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:22 WIB
  • author Amin Wahyono
Viral! Konten Kreator Ini Sebut Buku Jadi Momok Serius di Sekolah, Ini Penyebabnya
Ferry Irwandi soroti rendahnya budaya baca anak Indonesia dalam podcast Raditya Dika. Sistem hafalan hingga minimnya minat literasi jadi perdebatan publik. Foto tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Isu budaya baca di kalangan anak muda kembali mencuat setelah perbincangan antara konten kreator sekaligus edukator Ferry Irwandi bersama Raditya Dika viral di YouTube. Dalam podcast tersebut, Ferry berbagi pengalaman personal tentang bagaimana kebiasaan membaca belum menjadi budaya yang kuat sejak ia kecil.

Pengakuannya terasa jujur dan dekat dengan realitas banyak anak Indonesia.

“Aku dari kecil sampai beranjak gede, yang nyuruh baca buku itu bukan teman-teman gue, bapak gue doang,” ujar Ferry.

Kalimat sederhana itu memantik diskusi luas. Banyak warganet merasa relate—bahwa membaca sering kali bukan dorongan dari lingkungan pertemanan, melainkan hanya tuntutan dari orang tua atau sekolah.

Ferry menilai, di sejumlah lingkungan sosial, membaca belum diposisikan sebagai nilai penting yang ditanamkan sejak dini. Ia juga mengkritisi sistem pendidikan yang masih menitikberatkan pada hafalan.

“Ketika mereka masuk sekolah dengan sistem semuanya hafalan, buku itu jadi momok,” katanya.

Menurutnya, pendekatan seperti itu membuat buku identik dengan beban akademik. Anak-anak tidak melihat membaca sebagai aktivitas eksplorasi atau petualangan ide, melainkan sekadar kewajiban untuk mengerjakan ujian.

Di titik inilah, kata Ferry, budaya baca sulit tumbuh secara organik. Anak membaca karena terpaksa, bukan karena rasa ingin tahu.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut