Kisah Haru di Balik 10.000 Paket Takjil dan Sahur Pegadaian, Begini Pengakuan Petugas Kebersihan
Di antara ribuan penerima manfaat, terselip kisah-kisah sederhana yang menyentuh.
Siti Aminah, seorang pekerja harian di Surabaya, mengaku bersyukur mendapatkan paket takjil saat masih berada di jalan menjelang magrib. Baginya, bantuan itu bukan sekadar makanan, tetapi bentuk perhatian.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami yang masih di jalan saat waktu berbuka tiba. Semoga Pegadaian selalu diberikan kelancaran dan keberkahan karena sudah berbagi dengan masyarakat,” katanya.
Hal serupa dirasakan Rahmat, petugas kebersihan yang menerima paket sahur pada dini hari. Di saat kota terlelap, ia tetap bertugas menjaga kebersihan jalanan.
“Kami yang bekerja saat orang lain beristirahat merasa diperhatikan. Bantuan makanan sahur ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih atas kepeduliannya,” tuturnya.
Komitmen Sosial Berkelanjutan di Jawa Timur
Program Pegadaian Peduli menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan secara berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada layanan keuangan, Pegadaian ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di momentum Ramadan.
Dengan total 10.000 paket yang tersalurkan, aksi sosial ini menjadi salah satu kegiatan berbagi Ramadan terbesar yang digelar Pegadaian di Jawa Timur tahun ini. Ke depan, program serupa diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Ramadan pun bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian—bahwa di tengah hiruk pikuk kota, masih ada tangan-tangan yang saling menguatkan.
Editor : Arif Ardliyanto