get app
inews
Aa Text
Read Next : OVO dan Superbank Luncurkan OVO Nabung, Rekening Tabungan Terintegrasi di Aplikasi OVO

Harga Emas Melambung, Investasi Perak di Surabaya Alami Tren Kenaikan Pesat

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:51 WIB
header img
Perak kini makin diminati masyarakat sebagai instrumen investasi menyusul tingginya harga emas. (Foto : Lukman Hakim).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Harga emas yang terus melambung, membuat masyarakat kini beralih ke perak sebagai instrumen investasi. Berdasarkan data perdagangan pada Jumat (27/2/2026), harga perak Antam tercatat mengalami apresiasi yang cukup berarti.

Nominal kenaikannya mencapai Rp150 per gram dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya. Level harga perak saat ini akhirnya bertengger di angka Rp55.100 per gram bagi para pembeli. Sebelumnya, komoditas investasi ini masih dibanderol pada kisaran harga Rp54.950 per gram di berbagai gerai resmi perusahaan.

Seiring tingginya minat masyarakat terhadap logam mulia, Nellava Bullion resmi membuka gerai perdananya di Surabaya. Ini sebagai langkah awal ekspansi bisnis di sektor investasi emas dan perak. Kota Pahlawan dipilih karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan investasi yang signifikan.

Direktur Operasional Nellava Bullion, Laras Chantika, mengatakan Surabaya menjadi titik awal ekspansi sebelum perusahaan merambah kota-kota besar lain seperti Jakarta dan Medan.

“Kami melihat Surabaya memiliki potensi besar, khususnya dari sisi investasi. Pertumbuhannya cukup signifikan dan antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan sebelum gerai ini resmi dibuka sudah banyak calon pelanggan yang datang untuk mencari informasi,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Ia menambahkan, ekspansi di Surabaya tidak berhenti di satu lokasi. Setelah membuka gerai di Surabaya Barat, perusahaan juga berencana membuka cabang di Surabaya Timur untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Di gerai tersebut, lantai pertama menghadirkan lini perhiasan, sementara lantai dua difokuskan pada produk logam mulia melalui unit bullion. Ke depan, perusahaan juga berencana menghadirkan lini perhiasan 24 karat sebagai alternatif investasi.

“Bagi masyarakat yang masih ragu berinvestasi dalam bentuk logam mulia batangan, kami siapkan opsi perhiasan kadar tinggi. Jadi bisa dipakai sekaligus menjadi investasi jangka panjang,” jelas Laras.

Menurutnya, emas masih menjadi instrumen investasi yang relatif aman dan prospektif untuk jangka panjang, meskipun tetap memiliki fluktuasi harga. Selain emas, perak kini mulai diminati sebagai alternatif investasi.

“Tren perak meningkat signifikan. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, mayoritas pesanan kami justru produk silver. Sejak awal Desember hingga sekarang, kami telah menyuplai lebih dari 8.000 pieces perak,” ungkapnya.

Ia menilai, pertumbuhan pasar perak cukup menjanjikan karena harganya lebih terjangkau dibanding emas, namun tetap memiliki potensi kenaikan nilai dalam jangka panjang.

Terkait likuiditas, Laras memastikan produk perak maupun emas dari Nellava Bullion dilengkapi program buyback 100 persen mengikuti harga pasar terkini tanpa potongan.

“Kami menjamin pembelian kembali sesuai harga pasar, tanpa potongan. Jadi konsumen tidak perlu khawatir soal likuiditas,” tegasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut