get app
inews
Aa Text
Read Next : Transaksi Kripto Nasional Tembus Rp603,53 Triliun, Jumlah Investor Sentuh 20,7 Juta Orang

Dorong Ekonomi Inklusif, UMKM Surabaya Serentak Gunakan QRIS di Festival Ramadan

Minggu, 01 Maret 2026 | 08:21 WIB
header img
Bank Jatim bersama Pemkot Surabaya menggelar JConnect Ramadan Vaganza 2026 di Taman Surya, Balai Kota Surabaya. Foto : istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Tren pembayaran digital di Indonesia menunjukkan lonjakan luar biasa. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) tumbuh 139,99 persen (yoy) pada kuartal IV 2025. 

Menyambut capaian tersebut, BI mematok target ambisius sebanyak 17 miliar transaksi sepanjang tahun 2026, yang didukung ekspansi ke delapan negara serta jangkauan 60 juta pengguna.

​Sejalan dengan visi nasional tersebut, sebuah festival bertajuk Ramadan Vaganza 2026 digelar di Taman Surya, Balai Kota Surabaya. Acara ini menjadi panggung nyata percepatan digitalisasi ekonomi daerah, di mana seluruh transaksi di area bazar wajib menggunakan sistem non-tunai (QRIS).

​Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menjelaskan bahwa kebijakan transaksi digital ini bertujuan menciptakan ekosistem pembayaran yang lebih tertib, transparan, dan efisien, baik bagi pelaku usaha maupun pengunjung.

​“Momentum Ramadan dengan mobilitas transaksi yang tinggi adalah waktu yang tepat untuk memperluas penggunaan QRIS. Kami ingin UMKM semakin adaptif terhadap teknologi agar pencatatan keuangan mereka lebih rapi dan akuntabel,” ujar Winardi, Minggu (1/3/2026).

​Melalui skema Racing Merchant, kegiatan ini diproyeksikan menarik sekitar seribu pengunjung per hari. Selain memperkuat perputaran ekonomi, acara ini diharapkan mampu mengubah kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi di ruang publik menjadi sepenuhnya digital.

​Senada dengan hal tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Syamsul Hariadi, menegaskan bahwa transformasi digital adalah kunci daya saing bagi pelaku usaha lokal.

​“Kita ingin UMKM Surabaya tidak hanya naik kelas dari sisi kualitas produk, tetapi juga dari sisi manajemen sistem pembayaran. Digitalisasi adalah kunci utama,” tegas Syamsul.

​Festival yang berlangsung mulai 25 Februari hingga 1 Maret 2026 ini melibatkan lebih dari 100 tenant UMKM. Tak hanya menawarkan produk unggulan, para pengunjung juga dimanjakan dengan wahana balon udara di kawasan Balai Kota

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut