get app
inews
Aa Text
Read Next : Panen Raya di Banyuwangi, Jatim Sumbang Hampir 30 Persen Jagung Nasional

Puluhan Sekolah Direvitalisasi, Infrastruktur Pendidikan di Jatim Terus Diperkuat

Senin, 02 Maret 2026 | 09:39 WIB
header img
Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai meninjau SMAN 2 Taruna Bhayangkara di Banyuwangi. Foto : istimewa.

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto meresmikan sarana dan prasarana SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara di Banyuwangi.

Dalam kegiatan tersebut, diresmikan sejumlah fasilitas baru. Antara lain Aula Cakrabuana, Pura Widya Brahmacarya, Gereja Smadatara, Bratasena Gym, ruang barbershop, serta ruang olahraga tenis meja. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi pembinaan akademik, kepemimpinan, serta penguatan karakter dan spiritualitas siswa.

Selain itu, Khofifah juga meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 20 SMA, 12 SMK, serta 9 SLB negeri dan swasta di wilayah Banyuwangi dan Situbondo.

Khofifah menegaskan bahwa SMAN 2 Taruna Bhayangkara memiliki peran strategis dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang unggul secara akademik sekaligus berintegritas dan berjiwa pengabdian.

“Siswa taruna harus siap menjadi juru bicara keindonesiaan. Bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia dan mampu membawa nilai-nilai kebangsaan ke kancah internasional,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Ia menekankan pentingnya penanaman nilai persatuan, kebangsaan, dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia sejak dini, terutama bagi siswa yang dididik dalam sistem ketarunaan. Menurutnya, generasi pelajar saat ini akan menjadi bagian dari kepemimpinan nasional saat Indonesia menyongsong Generasi Emas 2045.

“Hari ini mereka adalah pelajar, namun pada 2045 mendatang merekalah yang akan mengisi pos-pos strategis bangsa,” tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan peran sekolah sebagai institusi utama pembentukan karakter. Ia meminta para guru menjaga keseimbangan antara capaian akademik dan pembinaan karakter.

“Sekolah bukan hanya tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga pusat pendidikan karakter,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pembangunan dan revitalisasi sekolah merupakan bagian dari strategi pemerataan mutu pendidikan serta peningkatan keselamatan bangunan sekolah.

Menurutnya, SMAN 2 Taruna Bhayangkara merupakan sekolah berasrama (boarding school) yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pembinaan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan melalui kerja sama dengan institusi kepolisian.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut