get app
inews
Aa Text
Read Next : Said Abdullah Soroti Ketegangan Timur Tengah, Khawatir Berdampak Global

Ribuan Warga Surabaya Sumringah, Janda hingga Anak Yatim Terima Bingkisan Spesial Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:01 WIB
header img
Ribuan warga Surabaya merasakan kebahagiaan menjelang Lebaran setelah menerima paket sembako dari PDIP dalam peringatan Nuzulul Quran. Foto Surabaya.iNews.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa dalam peringatan Nuzulul Quran yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya. Momentum turunnya Al-Quran ini dimaknai bukan sekadar seremonial keagamaan, tetapi juga ajang berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

Ribuan warga, mulai dari anak yatim, para janda hingga kaum duafa, menerima bantuan paket sembako menjelang Hari Raya Idulfitri. Bagi mereka, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

Kegiatan ini juga dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, serta sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di antaranya Yordan M Bataragoa, Didik Prasetyono, dan jajaran kader partai lainnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, mengatakan peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum penting bagi kader partai untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Menurutnya, peristiwa turunnya Al-Qur’an merupakan pengingat bagi umat Islam untuk terus memperkuat nilai keimanan dan kepedulian terhadap sesama.

“Sebagai umat Islam, memperingati Nuzulul Quran adalah kewajiban untuk mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima wahyu. Karena itu kegiatan seperti ini setiap tahun selalu kita peringati sebagai rutinitas,” ujar Armuji.

Dalam kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Surabaya menyalurkan sekitar 8.000 paket bingkisan sembako kepada masyarakat. Selain itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menambah 2.500 paket bantuan, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 10.500 paket.

Armuji menjelaskan bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang paling membutuhkan, terutama ibu rumah tangga dari kalangan kurang mampu yang tengah mempersiapkan kebutuhan Lebaran.

“Bingkisan ini kita berikan gratis kepada ibu-ibu rumah tangga. Prioritasnya untuk kaum duafa, para janda, dan anak-anak yatim piatu agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan menjelang Idulfitri,” jelasnya.

Selain pembagian sembako, rangkaian acara juga diisi dengan tausiyah keagamaan serta santunan bagi anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Armuji menegaskan kegiatan sosial seperti ini sudah menjadi agenda rutin PDI Perjuangan Surabaya setiap Ramadan. Melalui kegiatan tersebut, kader partai diharapkan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai gotong royong.

“Kegiatan ini rutin setiap tahun kita lakukan. Selain memperingati Nuzulul Quran, kita juga ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Terkait kondisi global yang berpotensi memengaruhi perekonomian masyarakat, Armuji menyebut pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi. Namun ia menegaskan fokus utama tetap pada upaya membantu masyarakat Surabaya.

“Kita akan mengantisipasi dan mencermati perkembangan setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Tapi yang paling utama tetap bagaimana kita mengurusi masyarakat Kota Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya Saifuddin Zuhri menambahkan peringatan Nuzulul Quran juga menjadi pengingat bagi kader partai untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an harus tercermin dalam sikap dan tindakan, termasuk dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Di bulan Ramadan ini kita diingatkan bahwa Al-Qur’an adalah tuntunan hidup agar manusia memiliki akhlakul karimah. Karena itu kader PDIP juga harus terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan aksi sosial merupakan tradisi yang terus dijaga oleh PDI Perjuangan Surabaya setiap Ramadan.

Momentum ini, kata dia, menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Momentum Ramadan ini kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah juga memberikan dukungan kepada para kader partai. Ia menyalurkan bantuan sekitar Rp1 juta kepada setiap pengurus PAC sebagai bentuk perhatian dan motivasi bagi kader yang terus bergerak di tengah masyarakat.

Bagi banyak warga yang hadir, kegiatan ini bukan hanya soal bantuan materi. Lebih dari itu, mereka merasakan hangatnya kebersamaan di bulan Ramadan—sebuah pengingat bahwa berbagi adalah salah satu cara paling sederhana untuk menghadirkan kebahagiaan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut