get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral! Emas 0,5 Gram Dilelang Rp736 di Surabaya, Pembayaran Pakai Uang Receh

Tak Punya Pekerjaan, Pendatang Baru Bisa Ditolak Masuk Surabaya, Ini Penjelasan Wali Kota

Senin, 23 Maret 2026 | 14:19 WIB
header img
Wali Kota Eri Cahyadi tegaskan pendatang tanpa pekerjaan jelas bisa ditolak. Pemkot Surabaya siapkan operasi yustisi pasca arus balik Lebaran. Foto tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pasca euforia mudik dan arus balik Lebaran 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai bersiap menghadapi lonjakan urbanisasi yang kerap terjadi setiap tahun. Di tengah harapan banyak orang untuk mengadu nasib di Kota Pahlawan, pemkot justru memperketat pengawasan demi mencegah munculnya persoalan sosial baru.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa setiap pendatang yang masuk ke Surabaya akan dipantau secara menyeluruh, termasuk memastikan apakah mereka memiliki pekerjaan dan sumber penghasilan yang jelas.

“Kalau tidak memiliki pekerjaan yang jelas, tentu akan kami pertimbangkan untuk tidak masuk ke Surabaya,” ujarnya.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun, gelombang urbanisasi usai Lebaran kerap membawa konsekuensi serius bagi kota besar. Mulai dari meningkatnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), seperti gelandangan dan pengemis, hingga potensi meningkatnya angka kriminalitas.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Surabaya akan menggelar operasi yustisi yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari perangkat daerah hingga pengurus lingkungan seperti RT dan RW. Pendatang akan diperiksa kelengkapan administrasi, kepastian tempat tinggal, serta pekerjaan yang dimiliki.

Di sisi lain, pendekatan humanis juga tetap dikedepankan. Pemkot tidak sepenuhnya menutup pintu bagi para perantau yang ingin memperbaiki kehidupan. Namun, kesiapan menjadi syarat utama.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menyebut bahwa urbanisasi merupakan fenomena tahunan yang tidak bisa dihindari, tetapi harus dikelola dengan bijak.

“Surabaya tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari penghidupan. Tapi para pendatang harus memiliki keterampilan dan tujuan yang jelas,” katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut