Tren Kecantikan 2026 Berubah, Tak Lagi Tanam Benang, Perawatan Alami dan Minim Risiko Makin Diminati
Tak hanya wanita, tren perawatan alami ini juga mulai diminati kaum pria. Dua pengguna yang telah mencoba treatment tersebut, Andy Gondowijoyo dan Yudi, membagikan pengalaman mereka.
Andy mengaku tidak merasakan sakit selama proses berlangsung.
“Awalnya terasa hangat sebentar, tapi setelah itu normal lagi. Sensasinya ringan, tidak terasa apa-apa,” katanya.
Sementara itu, Yudi merasakan perubahan pada kondisi kulitnya setelah perawatan.
“Kolagennya terasa masuk ke kulit, langsung kelihatan lebih glowing. Sempat ada sedikit merah, tapi setelah pakai perawatan di rumah jadi nyaman,” ungkapnya.
dr. Jessica menegaskan bahwa kolagen menjadi kunci utama dalam menjaga elastisitas dan ketebalan kulit. Karena itu, treatment yang mampu merangsang kolagen alami menjadi solusi bagi pasien yang enggan melakukan prosedur suntik.
“Kolagen itu menentukan ketebalan dan kekenyalan kulit. Jadi bagi pasien yang tidak mau disuntik, metode ini bisa jadi pilihan. Bahkan cukup dilakukan setahun sekali,” jelasnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya perawatan yang aman, nyaman, dan tetap memberikan hasil maksimal. Kecantikan alami pun menjadi standar baru, menggantikan tren lama yang cenderung invasif.
Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, perawatan tanpa jarum diprediksi akan terus menjadi primadona di industri kecantikan Indonesia.
Editor : Arif Ardliyanto