PSSI Ingatkan PLT Asprov Jatim, Fokus Siapkan Kongres dan Minta Hindari Kebijakan Baru
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa PLT tidak boleh bersikap pasif. Dalam masa transisi, mereka dituntut tetap aktif menjalankan program yang telah dirancang sebelumnya agar pembinaan sepak bola di daerah tidak terhenti.
“PLT wajib melanjutkan program yang sudah ada, termasuk kebutuhan organisasi selama masa transisi,” lanjutnya.
Meski demikian, statuta juga memberi ruang bagi PLT untuk melakukan penyesuaian organisasi jika diperlukan, termasuk memperbarui struktur kepengurusan. Namun, langkah tersebut harus tetap berlandaskan aturan yang berlaku.
“Kalau memang dibutuhkan demi kepentingan sepak bola, pembaruan perangkat organisasi itu sah sepanjang mengacu pada statuta,” katanya.
Polemik di internal Asprov PSSI Jawa Timur sendiri mencuat akibat perbedaan pandangan mengenai batas kewenangan PLT. Situasi ini memicu kekhawatiran akan terganggunya agenda pembinaan dan kompetisi sepak bola di tingkat daerah.
Sejumlah pihak berharap PSSI pusat dapat memastikan proses transisi berjalan kondusif. Selain itu, percepatan pelaksanaan kongres dinilai menjadi langkah krusial untuk menghadirkan kepengurusan definitif yang lebih solid dan mampu membawa sepak bola Jawa Timur ke arah yang lebih baik.
Editor : Arif Ardliyanto