60 Pemuda Surabaya Ditempa Jadi Calon Pemimpin, Belajar Ambil Keputusan dari Kasus Nyata
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Wijaya Putra, Dr. Esa Wahyu Endarti, menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal mencetak pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter.
Menurutnya, ruang pertemuan lintas generasi seperti ini penting untuk membangun kepercayaan diri sekaligus jejaring sejak dini.
Program pembinaan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Surabaya dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital. Tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan kolaborasi.
Ke depan, Disbudporapar berencana memperluas program serupa ke lebih banyak sekolah dan komunitas pemuda. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Surabaya sebagai Kota Pemuda Berprestasi pada 2027.
Di balik diskusi, simulasi, dan tawa para peserta, tersimpan harapan besar: lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang kelak membawa perubahan nyata bagi kota mereka.
Editor : Arif Ardliyanto