get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Jatim Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 2.000 Buruh Jelang May Day

Banjir Stok! Jelang Idul Adha 2026, Stok Sapi dan Kambing di Jatim Melimpah

Selasa, 28 April 2026 | 09:25 WIB
header img
Stok hewan kurban di Jatim aman dengan ktersediaan sapi mencapai 629 ribu ekor. Foto : istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapan penuh pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. 

Secara rinci, ketersediaan sapi tercatat sebanyak 629.119 ekor dengan kebutuhan sekitar 70.550 ekor. Lalu mbing 940.693 ekor dengan kebutuhan 297.900 ekor. Domba 484.468 ekor dengan kebutuhan 58.600 ekor. Selanjutnya kerbau 1.698 ekor dengan kebutuhan sekitar 10 ekor.

"Kondisi ini menunjukkan angka surplus yang cukup signifikan pada seluruh jenis ternak kurban di Jatim," kata Khofifah, Selasa (27/4/2026).

Selain aspek ketersediaan, kata Khofifah, Pemprov Jatim juga memastikan kesiapan tenaga profesional guna menjamin kesehatan hewan dan kualitas daging kurban. Tercatat sebanyak 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, serta 1.997 juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat telah disiagakan di 38 kabupaten/kota.

“Seluruh petugas akan melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, serta daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal,” katanya.

Dari sisi infrastruktur, Jatim didukung oleh 208 pasar hewan, 2.318 lapak penjualan hewan kurban, 133 Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), serta lebih dari 25 ribu lokasi pemotongan di luar RPH yang telah terdata dan siap digunakan. Selain itu, terdapat 2.670 petugas pemeriksa kesehatan hewan yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan kurban di lapangan.

Terkait kesehatan hewan, orang nomor satu di Jatim itu memastikan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) telah berhasil dikendalikan secara signifikan melalui langkah vaksinasi dan pengawasan intensif.

“Kasus PMK dan LSD di Jatim menurun secara signifikan dan sampai bulan April 2026 ini sudah dapat dikendalikan. Kami terus melakukan vaksinasi dan pengawasan ketat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam melaksanakan ibadah kurban,” jelasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut