Ribuan Pengemudi Ojol Demo di Surabaya, Tuntut Penegakan Tarif
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya. Mereka menuntut penegakan aturan tarif serta sanksi tegas bagi aplikator yang dinilai tidak mematuhi regulasi.
Massa aksi datang dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Para peserta tampak mengenakan atribut khas ojol sambil membawa bendera, spanduk, dan poster berisi tuntutan.
Salah satu tuntutan utama yang disuarakan adalah desakan kepada DPRD Surabaya agar segera mendorong lahirnya peraturan daerah (Perda) terkait angkutan sewa khusus.
Aturan tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan hukum sekaligus menjamin kesejahteraan para pengemudi.
Selain itu, para driver juga meminta pemerintah memberikan sanksi kepada aplikator yang melanggar ketentuan, khususnya terkait penerapan tarif dasar yang dinilai tidak sesuai dengan regulasi.
Mereka menilai kebijakan tarif saat ini belum berpihak kepada pengemudi karena pendapatan harian semakin tidak menentu. Kondisi tersebut dinilai memberatkan para driver yang menggantungkan penghasilan dari layanan transportasi daring.
Salah satu perwakilan massa, Andi, mengatakan para pengemudi hanya menginginkan kepastian dan keadilan dalam bekerja.
“Kami tidak menuntut lebih. Kami hanya ingin aturan yang sudah ada benar-benar dijalankan. Kalau tarif terus ditekan tanpa mengikuti regulasi, kami yang di lapangan sangat dirugikan,” ujarnya di sela aksi, Selasa (28/4/2026).
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa tetap menjaga kondusivitas selama menyampaikan aspirasi di depan gedung DPRD Surabaya.
Perwakilan peserta menyebut aksi ini merupakan bagian dari gerakan serentak komunitas ojol di sejumlah daerah. Tujuannya untuk memperjuangkan kesejahteraan pengemudi sekaligus mendorong adanya kepastian hukum dalam industri transportasi online.
Editor : Arif Ardliyanto