get app
inews
Aa Text
Read Next : Menjemput Waktu Berbuka dengan Sepaket Takjil dan Senyuman

Angin Kencang Terjang Surabaya, Video Solidaritas Driver Ojol Viral

Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:27 WIB
header img
Video pengemudi ojol berpegangan saat terjadi cuaca ekstrem di Surabaya viral di media sosial. (Foto : Video viral).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya pada Senin (2/3/2026) pukul 14.00 WIB. Dalam peristiwa ini muncul momen solidaritas antarpengendara yang viral di media sosial.

Selain itu, insiden tragis juga terjadi di wilayah Surabaya Barat yang menelan korban jiwa. Video dari akun TikTok @susanto434 mendadak viral setelah merekam aksi dua pengendara motor, salah satunya driver ojek online (ojol) yang saling berpegangan di tengah terpaan angin kencang.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Embong Malang, tepat di depan pintu masuk Sheraton Surabaya Hotel & Towers. Dalam rekaman video, terlihat angin bertiup sangat kencang hingga membuat para pengendara kesulitan menjaga keseimbangan.

Kondisi tersebut memaksa sejumlah kendaraan, termasuk mobil, berhenti di pinggir jalan demi menghindari bahaya. Bahkan, salah satu pengendara terlihat harus membiarkan motornya terjatuh agar bisa menyelamatkan diri dari terpaan angin.

Video itu pun viral dan telah ditonton lebih dari 2,4 juta kali. Banyak warganet memuji aksi solidaritas para pengendara yang saling membantu di tengah situasi berbahaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, peristiwa tragis terjadi di kawasan Surabaya Barat. Seorang petugas pembersih kaca apartemen dilaporkan meninggal dunia setelah diterpa angin kencang saat bekerja di ketinggian.

Korban yang tengah membersihkan kaca gedung dilaporkan sempat terombang-ambing di udara karena terpaan angin badai. Meski menggunakan tali pengaman, kondisi cuaca ekstrem membuat korban tidak mampu bertahan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan tingginya risiko pekerjaan di luar ruangan, terutama saat cuaca buruk melanda Kota Pahlawan.

Di media sosial, warganet turut menyampaikan rasa duka sekaligus refleksi atas fenomena cuaca ekstrem yang terjadi selama bulan Ramadan tahun ini.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut